Selasa, 16 Jun 2026 14:28 WIB

Pro Kontra Cetak E-KTP Via WhatsApp, Ini Penjelasan Dispenduk Ponorogo

Suasana pengurusann KTP di kantor Dispenduk Capil Ponorogo
Suasana pengurusann KTP di kantor Dispenduk Capil Ponorogo

jatimnow.com - Pro kontra inovasi pengurusan e-KTP melalui aplikasi  Whatsapp di wilayah Ponorogo dijawab oleh Pemkab. Inovasi ini dianggap memudahkan masyarakat meski tidak semua dapat menikmati terutama para orang tua.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ponorogo mengklaim bahwa aturan pendaftaran cetak E-KTP lewat aplikasi (Whatsapp) bukan menyusahkan. Melainkan mempermudah warga.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Awal mula ditetapkan seperti ini adanya keprihatinan kita. Tiap pagi sebelum kantor buka banyak orang datang. Makanya kami gunakan pendaftaran lewat WA," kata Heru Purwanto, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Kamis (5/7/2018).

Selain itu, lanjut Heru, karena teknologi semakin maju, Ia pun membuat inovasi pendaftaran melalui WhatsApp agar memudahkan.

"Tidak ada sedikit pun kami ingin menyusahkan warga. Ini murni inovasi setelah diklat kemarin. Kami disuruh bikin inovasi memudahkan," beber Heru.

Ia mengakui, bahwa inovasi yang dibuat belum disosialisasikan secara maksimal.

"Belum maksimal memang. Nanti kami perbaiki," urainya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Ia mengatakan, sebenarnya jatah cetak E-KTP setiap harinya 300 orang. Kuota cetak yang mendaftar secara Whatsapp 200 orang.

"Untuk yang manual masih ada 100 orang. Tapi ya itu tadi banyak yang udah datang pagi. Jadi banyak kecewa," terangnya.

Heru memberi tips untuk bisa cetak E-KTP secara mudah melalui WA dulu. Namun untuk mengirim WA jangan bolak-balik dilakukan.

"Silahkan kirim WA ke 081234316154. Dengan format #nama lengkap#nik#tanggal kedatangan. Nanti akan ada balasan. Tapi jangan bolak balik dikirim karena kami bales dari bawah dulu," katanya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Heru menghimbau kepada warga yang masih kesulitan menggunakan media sosial Whatsapp, bisa meminta bantuan, atau bisa dititipkan UPTD Capil di setiap kecamatan.

"Titip UPTD juga bisa kok. Setelah itu dicetakkan disini secara massal. Baru kemudian di aktivasi ke UPTD masing-masing kan bisa," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.