Minggu, 14 Jun 2026 11:18 WIB

Holding BUMN Defend ID Diluncurkan, Bakal Garap 6 Proyek Pertahanan

  • Penulis :
  • | Rabu, 20 Apr 2022 21:39 WIB
Presiden Jokowi saat meluncurkan Holding BUMN Industri Pertahanan, Defend ID di Hanggar Kapal Selam PT PAL Indonesia, Surabaya (Foto-foto: Kementerian BUMN)
Presiden Jokowi saat meluncurkan Holding BUMN Industri Pertahanan, Defend ID di Hanggar Kapal Selam PT PAL Indonesia, Surabaya (Foto-foto: Kementerian BUMN)

Surabaya - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Holding BUMN Industri Pertahanan yang diberi nama Defend ID di Hanggar Kapal Selam PT PAL Indonesia Surabaya, Rabu (20/4/2022).

Dalam acara ini, Presiden Jokowi didampingi Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Holding ini merupakan gabungan dari lima BUMN yang bergerak di bidang industri pertahanan yang terdiri dari PT Len Industri (Persero) sebagai induk dari Defend ID, yang beranggotakan PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia dan PT Dahana.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengharapkan penggabungan lima BUMN ini dapat menjadi lompatan bagi industri pertahanan Indonesia untuk bertransformasi membangun ekosistem industri pertahanan yang kuat dan modern.

"Kemandirian industri pertahanan harus kita wujudkan bersama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri. Kita harus perkuat industrinya, kita juga harus bangun ekosistemnya, agar tumbuh dan berkembang semakin maju. Karena itu saya mengapresiasi pembentukan holding bumn industri pertahanan Defence Industry yang bernama Defend ID yang sudah lama ini saya tunggu-tunggu dan saya kejar," tutur Presiden Jokowi dalam siaran pers yang diterima jatimnow.com.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut positif peluncuran holding BUMN industri pertahanan atau Defend ID. Dia mendorong PT Len Industri sebagai induk holding mampu mengorganisir transformasi anggota holding industri pertahanan guna mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG). Juga membangun keselarasan antar anggota holding di sektor keuangan, pemasaran, operasional, hingga portofolio manajemen.

"Holding industri pertahanan harus mampu memperkuat ekosistem pertahanan nasional, tak hanya dengan anggota holding, melainkan juga kerja sama dengan BUMN lain dan juga TNI. Sebagai induk holding, Len memiliki peran besar dalam merealisasikan integrasi dengan tiga matra TNI, baik darat, laut, maupun udara," ungkap Erick.

Sementara Menhan Prabowo berharap adanya Holding Defend ID ini akan meningkatkan komponen dalam negeri menjadi 50% untuk teknologi-teknologi kunci dan untuk menjadi industri 50 terbesar di dunia dalam bidang industri pertahanan pada Tahun 2024.

"Dengan adanya Defend ID ini, diharapkan bisa mempercepat kemandirian industri pertahanan indonesia dalam memenuhi kebutuhan alutsista dalam negeri baik dari sisi kuantitas SDM maupun kualitas teknologinya," terang Prabowo.

Di sela-sela acara peluncuran, Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan, dengan brand baru, Bobby optimis Defend ID dapat memperkuat perannya membangun kemandirian teknologi dan industri pertahanan dan sebagai penggerak utama berkembangnya ekosistem industri pertahanan dalam negeri.

"Produk Alpalhankam tidak hanya harus memenuhi kebutuhan di dalam negeri dengan nilai TKDN bagus, tetapi holding juga ditargetkan bisa masuk dalam jajaran 50 terbaik perusahaan pertahanan global," ujar Bobby.

Presiden Jokowi saat meluncurkan Holding BUMN Industri Pertahanan, Defend ID di Hanggar Kapal Selam PT PAL Indonesia, SurabayaPresiden Jokowi saat meluncurkan Holding BUMN Industri Pertahanan, Defend ID di Hanggar Kapal Selam PT PAL Indonesia, Surabaya

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi juga meluncurkan Kapal Cepat Rudal (KCR 60M) yang digarap PT PAL Indonesia dan meresmikan Pabrik Elemented Detonator milik PT Dahana.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

KCR tersebut merupakan proyek Pengadaan Dalam Negeri yang dilakukan oleh Kementrian Pertahanan. Selain itu, KCR 60m merupakan state of the art, di mana proses rancang bangunnya dilakukan oleh PT PAL Indonesia.

Hingga kini Indonesia telah memiliki KCR 60m ini sejumlah 4 unit dan telah menyandang gelar KRI dan sedang dalam pembangunan sebanyak 2 unit.

Sedangkan Elemented Detonator merupakan bagian detonator (pemicu bahan peledak), terdiri dari material delay untuk mengatur waktu tunda, dan energetic materials sebagai isian utama. Pabrik Elemented Detonator ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Penandatanganan Kerja Sama dan Global Strategic Partnership

Pada acara peluncuran ini juga dilakukan 6 penandatanganan kerja sama Defend ID dengan Kementerian Pertahanan dan global strategic partnership Defend ID dengan mitra asing yang bersifat multiyears.

Pertama, penandatanganan kontrak kerjasama Radar GCI (Ground-controlled interception) antara PT Len Industri dan Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemhan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kedua, penandatanganan kerjasama PT Pindad dengan Baranahan Kemhan RI terkait produksi munisi kaliber kecil, dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama modernisasi 12 unit Pesawat C130 antara PT Dirgantara Indonesia dan Kemhan.

Keempat, penandatanganan kerja sama peningkatan kemampuan dan modernisasi kapal perang TNI AL antara PT PAL Indonesia dan Kementerian Pertahanan.

Selanjutnya yang kelima, penandatanganan global strategic partnership produksi bersama produk Armoured Amphibious Assault Vehicle antara PT Pindad dan FNSS Turki.

Keenam, penandatanganan HoA (Head of Agreement) tentang teknologi elektronika pertahanan untuk pembentukan JV, global supply chain, dan industri radar nasional antara PT Len Industri dan Thales Perancis.

Hadir dalam peluncuran ini antara lain Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Panglima TNI Jenderal TNI M. Andika Perkasa, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Dewan Komisaris dan Direksi BUMN Indhan.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.