Minggu, 14 Jun 2026 06:08 WIB

Usai Mencari Rumput, Warga Malang Tenggelam di DAS Perum Jasa Tirta

Lokasi korban Misli yang terlihat tenggelam di DAS Perum Jasa Tirta. (Foto: Humas Polres Malang)
Lokasi korban Misli yang terlihat tenggelam di DAS Perum Jasa Tirta. (Foto: Humas Polres Malang)

Malang - Nasib nahas dialami Misli (57) warga Dusun Bekur RT 21/RW 06, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Ia meregang nyawa usai tenggelam di DAS (Daerah Aliran Sungai) Perum Jasa Tirta, Dusun Kauman RT 14/RW 06 Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang pada Rabu (20/4/2022).

Kapolsek Kalipare, Iptu Kukuh Purwono, mengatakan kalau Misli diperkirakan tenggelam pada pukul 09.00 WIB.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Saat itu saksi Joko Purnomo (56) sedang mancing di tepi sungai, lalu sekitar pukul 09.00 WIB mendengar teriakan minta tolong dan saksi melihat ada seseorang yang kondisinya berenang dengan menggunakan pohon pisang yang dirangkai dengan 2 potong kayu berukuran kurang lebih 1 meter dengan diameter 15 Cm," terangnya.

Joko Purnomo yang melihat hal tersebut bergegas mengambil perahu yang jaraknya kurang lebih 30 meter untuk menolong. Namun, setelah Joko Purnomo mendekat ke lokasi dengan menaiki perahu, ternyata korban sudah hilang atau tenggelam di dasar sungai.

"Kemudian saksi Joko Purnomo menepi serta minta bantuan kepada saksi Suyat (40), dan selanjutnya banyak orang yang berdatangan untuk membantu mencarinya. Kemudian petugas SAR Awangga, SAR Jasa Tirta, dan PMI juga datang mencari korban," jelasnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Kemudian sekira pukul 13.30 WIB korban ditemukan oleh tim penyelam dari SAR Jasa Tirta dalam kondisi meninggal dunia.

"Selanjutnya korban dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Kalipare dengan hasil tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan autopsi dan menyadari bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah," pungkasnya.

Sementara itu, Joko Purnomo mengungkapkan, sebelum tenggelam korban sedang mencari rumput di bantaran sungai.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

"Kemungkinan korban tersebut akan mengambil perahu di seberang sungai dengan menggunakan rangkaian pohon pisang yang diikat dengan 2 potong kayu," ungkapnya.

"Kemungkinan tali yang dirangkai dengan pohon pisang dan kayu tersebut putus sehingga korban kehilangan keseimbangan, serta kelelahan saat berenang menyeberangi sungai yang pada akhirnya korban tidak kuat lalu tenggelam," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.