Rabu, 17 Jun 2026 18:16 WIB

Bertemu Hafidz Cilik Difabel, Bupati Ipuk: Inspirasi Bagi Kita Semua

  • Penulis :
  • | Rabu, 20 Apr 2022 09:36 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat bertemu Nadhif di acara Festival Alquran, Selasa (19/4/2022).(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat bertemu Nadhif di acara Festival Alquran, Selasa (19/4/2022).(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Satu lagi talenta hebat muncul dari Kabupaten Banyuwangi. Seorang anak bernama Ahmad Nadhif sudah hafal Alquran. Proses menghafalnya pun tak sampai setahun. Nadhif sudah menghafal Alquran sejak usia tujuh tahun lebih dua bulan, dan sekarang berusia 8 tahun.

Nadhif sempat mengikuti lomba tahfidz di salah satu televisi nasional yang tayang Ramadan ini. Kehadirannya memukau banyak kalangan. Keterbatasan fisik dan gangguan pada suaranya, tak menyurutkan bocah asal Desa Tegaldlimo, Banyuwangi, itu untuk menghafal dan melantunkan kalam ilahi.

Baca Juga: Wisuda Akbar Griya Al-Qur’an ke-11 Cetak Ratusan Penghafal, Ada yang 77 Tahun!

"Adik Nadhif ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi kita semua. Bahwa Allah SWT selalu memberikan yang terbaik bagi kita, dalam situasi dan kondisi apapun," ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat bertemu Nadhif di acara Festival Alquran, Selasa (19/4/2022).

Saat bertemu, Ipuk terlihat mengobrol santai bocah kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatus Syibyan Tegaldlimo itu. Keduanya tampak sangat akrab.

"Bisa dibuka maskernya, Bu?" pinta bocah kelahiran 1 April 2014 itu saat bertemu dengan Bupati Ipuk.

Ipuk yang disiplin mengenakan masker itupun menuruti.

"Ingin tahu wajahnya bunda, ya?" jawab Ipuk.

"Oke, karena sudah tak banyak orang, saya buka," imbuhnya yang senantiasa menjaga prokes tersebut.

Nadhif pun sumringah. Rasa penasarannya untuk melihat langsung wajah pemimpin Banyuwangi terwujud.

Baca Juga: Pemenang Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Ternyata Jebeng Banyuwangi 2019

"Saya senang bisa di sini," ungkapnya polos.

Kiai Muhammad Thohir, ayahanda Nadhif, menceritakan bahwa anaknya mulai menghafalkan Alquran sejak berusia 6,5 tahun. Hampir setiap hari bisa menghafalkan beberapa lembar ayat-ayat suci Alquran.

"Kami menerapkan pola hafalan secara klasikal. Membacanya bersama-sama dan kemudian setoran satu per satu," ungkap ayahnya yang sekaligus sebagai pengasuh Pesantren Tahfidz Sunan Kalijogo, Tegaldlimo.

Thohir mengaku cukup memberikan kelonggaran pada putranya tersebut. Nyaris ia tak memaksakannya. Seperti halnya tatkala waktunya bermain, kedua orang tuanya mempersilakan buah hatinya untuk bermain.

"Tapi karena lingkungannya di pondok, banyak teman-teman seusianya yang menghafalkan Alquran. Jadi ya tetap kondusif untuk menghafalnya," ungkap kiai lulusan Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri itu.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dibuka Juli 2025, Ini Persiapannya

Di pesantren yang diasuhnya, terang Thohir, ada sekitar 50 santri anak-anak yang tinggal untuk menghafal Alquran. Serta tak kurang dari 150 santri lainnya yang hanya belajar dan menghafal, tapi tinggal di luar pondok.

"Terciptanya lingkungan inilah yang saya kira berpengaruh dalam mempercepat hafalan," ujar Thohir yang mulai merintis pesantren sejak empat tahun silam.

Saat ini di pesantren tahfidz, tak kurang dari 7 santrinya yang telah hafal 30 juz. Mereka rata-rata masih duduk di bangku kelas 5 hingga 6 sekolah dasar.

"Pada tahun kemarin, kami mulai merintis boarding school. Jadi nantinya bisa terintegrasi antara program tahfidz dan pendidikan formalnya," pungkas Thohir.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.