Selasa, 16 Jun 2026 08:23 WIB

Dua Minggu Hilang, Warga Jombang Ditemukan Tewas di Kebun Tebu

Petugas saat melakukan olah TKP di area kebun tebu. (Foto: Polsek Jogoroto/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan olah TKP di area kebun tebu. (Foto: Polsek Jogoroto/jatimnow.com)

Jombang - Sesosok mayat pria paruh baya ditemukan membusuk di kebun tebu Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga.

Kapolsek Jogoroto, AKP Darul Hudha membenarkan adanya penemuan mayat oleh warga Desa pada pukul 19.30 WIB (16/4/2022) kemarin. Warga yang menemukan pertama kali adalah Sugito (47), saat melintas di area kebun tersebut.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

"Saksi ini mencium bau busuk yang menyengat sekali," ungkap Darul, Minggu (17/4/2022).

"Saksi ini selanjutnya menghubungi kepala Dusun. Dan dibantu dengan warga, mereka selanjutnya mencari sumber bau tersebut di kebun tebu," ujar Darul.

Usai dilakukan penyisiran di dalam area kebun, ditemukan sesosok mayat laki-laki yang kondisinya sudah membusuk. Selanjutnya, perangkat Desa melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek. Kemudian petugas dibantu dengan tim Inafis Polres Jombang, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Setelah dilakukan pengecekan dipastikan dari pakaian dan sarung yang dipakai bahwa mayat tersebut adalah mayat korban yang mana korban sudah hilang sejak 2 minggu kemarin," beber Darul.

Dikatakan Darul, mayat di area kebun tebu itu, merupakan jasad Suwandi (54) warga Dusun Sumbersari RT 90 RW 4, Desa Sukosari, Jogoroto.

Baca Juga: Misteri Mayat Penuh Luka di Gurah Kediri, Diduga Korban Kecelakaan

Korban, sambung Darul diketahui meninggalkan rumah sejak tanggal 3 April, sekitar pukul 01.00 WIB.

"Dan pada tanggal 7 april 2022, pihak keluarga melaporkan telah kehilangan korban ke Polsek Jogoroto," terang Darul.

Selain itu, dari hasil keterangan pihak keluarga korban, diketahui jika korban ini sudah lama menderita sakit. Mereka pun menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Baca Juga: Seorang Pria Ditemukan Tewas di Sungai Irigasi Persawahan Kediri

"Sakitnya sudah lama tidak sembuh. Bahkan sempat beberapa kali mencoba bunuh diri," ungkap Darul.

"Kemudian pihak keluarga membuat surat pernyataan yang diketahui Kepala Desa Sukosari," pungkas Darul.

Jenazah telah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.