Sabtu, 20 Jun 2026 05:46 WIB

Kronologi Truk Sembako Terguling di Ponorogo, Mundur Tanpa Kendali 200 Meter

Muatan truk terguling dievakuasi ke tepi jalan. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Muatan truk terguling dievakuasi ke tepi jalan. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Polsek Sooko telah selesai melakukan olah TKP di lokasi truk bermuatan sembako terguling di tanjakan Biting, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Jumat (15/4/2022). Dalam kejadian itu dilaporkan tidak ada korban jiwa.

"Tidak ada korban jiwa. Tetapi kerugian material mencapai Rp20 juta. Karena muatan seperti minyak goreng, tepung dan lain-lain meluber ke jalan," ujar Kapolsek Sooko, Iptu Muhammad Anwar Fatoni, Jumat sore.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia menceritakan untuk kronologinya. Kejadian pada pukul 12.20 WIB. Kendaraan truk bak terbuka bermuatan sembako nopol AD 1473 MR dikendalikan Syaiful Effendi (27).

Warga Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo itu membawa sembako dari toko sembako Slamet Jaya Ponorogo.

"Truk bermuatan penuh sembako. Dari kota mau ke Sooko," kata Fatoni.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Baca Juga: Truk Sembako Terguling di Sooko Ponorogo, Jalan Sempat Macet

Truk melaju dari arah barat atau Kota Ponorogo menuju ke timur atau Sooko. Sampai di TKP tepatnya tanjakan Biting. Truk tidak kuat menanjak hingga mesin mati.

"Kemudian mundur sejauh 200 meter, truk tidak terkendali sehingga terguling posisi miring ke kanan. Truk yang bermuatan sembakao berhamburan tumpah di tengah jalan," tegasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Diduga penyebabnya, truk tidak kuat menanjak sehingga mesin mati. Sistem pengereman tidak berfungsi truk melaju mundur sejauh 200 meter.

"Minyak goreng tumpah di jalan, tepung terigu, gula dan bahan sembako lainya. Ini sudah selesai evakuasi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.