Kamis, 18 Jun 2026 04:45 WIB

Ekskavasi di Situs Pandegong Jombang Dilanjutkan, Temukan Perwara Jadi Target

Penggalian di sisi barat Situs Pandegong Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Penggalian di sisi barat Situs Pandegong Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur melanjutkan ekskavasi di Situs Pandegong Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Kamis (14/4/2022).

Dalam ekskavasi tahap tiga hari kedua ini, mereka menargetkan temuan bangunan perwara yang ada di sisi barat Candi Pandegong. Ekskavasi ini dilakukan selama 10 hari ke depan, mulai 13 sampai 22 April.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Ketua Tim Ekskavasi Situs Pandegong, Albertus Agung Vidi Susanto menjelaskan, pada candi-candi abad ke-10, biasanya ada bangunan lain di sekitar candi yang biasanya disebut Perwara.

Baca juga:  

"Kita punya pembanding di Situs Gemekan. Karena di situ kita temukan prasasti dari abad ke-10, masa Empu Sendok. Di situ juga ada bangunan lain di depan bangunan utama," ungkap Vidi di lokasi.

Menurut Vidi, arah Situs Pandegong ini mengahadap ke barat, dan dimungkinkan ada tiga bangunan yang dimungkinkan itu sebagai Candi Wahana.

Situs Pandegong di Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten JombangSitus Pandegong di Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Dia menambahkan, berbicara tentang trimurti, maka akan ada Brahma yang memiliki tunggangan angsa, Wisnu tunggangannya garuda dan Siwa tunggangannya lembu.

"Bangunan itu digunakan sebagai penghormatan dari wahana-wahana itu," bebernya.

Vidi menyebut, nantinya peneliti akan melakukan penggalian di sisi barat, dengan luasan 64 meter persegi.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

"Kalau perhitungan kami itu volumenya 4 kali 4, terus ada 4 titik. Dan itu di sisi barat semuanya," jelas dia.

Selain itu, lajut Vidi, para peneliti ini juga akan melakukan penggalian di lokasi sumuran candi.

"Kita punya rencana untuk mendalamkan bagian sumuran. Karena dari hasil gambar kita masih 2,95 meter. Dan masih ada potensi jika strukturnya masih ke dalam. Itu dikarenakan masih ada potensi kandungan yang ada di dalam sumuran, meski sumurannya sudah rusak," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.