Minggu, 21 Jun 2026 03:05 WIB

Dapat Nilai Terendah dari Ombudsman, Kadinkes Kabupaten Malang Diganti

Bupati Malang Muhammad Sanusi. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)
Bupati Malang Muhammad Sanusi. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)

Malang - Bupati Malang Muhammad Sanusi mengkonfirmasi bahwa ia akan melakukan pergantian Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang yang sebelumnya dijabat oleh Arbani Mukti Wibowo.

Pencopotan ini menyusul penilaian dari Ombudsman yang memberikan paling kecil kepada Dinkes Kabupaten Malang.

Baca Juga: Disparbud Malang Target 4,3 Juta Kunjungan Wisatawan dengan Travel Pattern

"Dia (Arbani) di Dinas Kesehatan 'kan sudah agak lama, dan penilaian dari Ombudsman itu nilainya terendah di semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Kabupaten Malang. Terutama di pelayanan kesehatan, makanya harus kita evaluasi," terang Sanusi saat dikonfirmasi, Kamis (14/04/2022) di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Namun, Arbani saat ini masih menjabat sebagai Plt (pelaksanaan tugas) Kadinkes sampai Kadinkes definitif selesai dipilih. Sanusi menargetkan akhir Mei 2022 sudah mendapatkan nama baru.

"Dinkes saat ini masih Plt yang dijabat masih dia (Arbani), targetnya akhir Mei 2022 sudah terisi," ungkapnya.

Baca Juga: JLS Kelok 9 Sumberboto Longsor, Bupati Malang Gercep Tinjau Lokasi

Sanusi mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu surat balasan dari Komisi Aparatur Sipil Negara.

"Masih nunggu dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara), suratnya sudah lama dari seminggu yang lalu kita kirim. Kalau minggu depan turun akan langsung kita proses panitia seleksinya," bebernya.

Baca Juga: Program Pemkab Malang Safari Salat Subuh Keliling, Ini Targetnya

Sementara untuk tim penilai, Pemkab Malang sudah menyiapkan beberapa calon dari berbagai latar belakang.

"Timnya sudah kita bentuk dari perguruan tinggi 2 orang dari UNISMA dan UMM, lalu Sekda, Inspektorat, dan BKSDM. Ada 5 orang untuk melakukan seleksi terbuka," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.