Sabtu, 20 Jun 2026 06:13 WIB

Ramadan Now

Amplop Lebaran Unik Buatan Perempuan Ponorogo, 2 Pekan Terjual 60 Ribu Lembar

Syamrotul Fitriani menunjukkan amplop Lebaran hasil produksinya.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow,com)
Syamrotul Fitriani menunjukkan amplop Lebaran hasil produksinya.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow,com)

Ponorogo - Lebaran masih 14 hari lagi. Namun Syamrotul Fitriani (33), warga Jalan Ponorogo-Pacitan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, sudah mulai memproduksi amplop Lebaran. Eits, desain amplop Lebaran perempuan lulusan Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya itu tidak sembarangan.

Syamrotul memproduksi amplop Lebaran dengan desain bungkus makanan atau lainnya dengan kata-kata yang diplesetkan. Misalnya, bungkus jajanan Taro. Desainnya menjadi 'Taroo Disini Saja Uangnya Kak'. Ada juga desain bungkus pampers diganti hampers. 'Gak punya hampers adanya amplop nih'.

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

Saat jatimnow.comn ke rumahnya, terlihat ribuan amplop Lebaran siap untuk dilipat. Syamrotul tidak sendiri. Ia dibantu suami serta dua pegawai.

"Saya belajar dari pengalaman. Tahun lalu jual plastik parcel. Jualannya awal puasa. Ramai sekali, kewalahan malah, " ujar Syamrotul, Kamis (14/4/2022)

Dia lalu mencoba mengotak-atik lagi, bakal berjualan apa saat Ramadan. Akhirnya muncul ide berjualan amplop Lebaran dengan desain lucu. Namun, desainnya familiar dengan anak-anak dan orang dewasa.

Amplop lebaran desain lucu-lucuan(Mita Kusuma/jatimnow.com) Amplop lebaran desain lucu-lucuan(Mita Kusuma/jatimnow.com)

Baca Juga: Lebaran 2026, Bongkar Muat di Priok Tetap Stabil

Syamrotul sudah membuat desain amplop Lebaran pada pertengahan 2021. Lalu awal Januari 2022 mulai proses cetak. Proses pengleman pertengahan Februari, dan Maret sudah mulai dijual kepada umum.

"Baru dua pekan sudah terjual 60 ribu lempar amplop. Atau 6.000 pack amplop Lebaran, " tambah ibu satu orang anak ini.

Jadi modal awalnya sebesar Rp4 juta, sudah balik dalam 3 hari penjualan amplop. Saat ini, usaha yang ditekuni Syamrotul beromzet belasan juta rupiah.

Baca Juga: Trafik Data Indosat Naik 20 Persen Saat Mudik Lebaran 2026

"Saya sudah dapat omzet Rp15 juta dalam dua pekan. Dengan menjual amplop Lebaran selama 2 pekan ini," ungkapnya.

Syamrotul melakukan penjualan dengan dua cara. Yakni, secara offline dan online. Untuk offline, dijual di tokonya yang di Jalan Ponorogo-Pacitan dan dititipkan beberapa toko. Sedangkan secara online dijual di Instagram, Facebook maupun platforms penjualan onlinenya. Harga amplop Lebaran ini dijual mulai Rp1.700 hingga Rp15 ribu.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.