Rabu, 17 Jun 2026 04:58 WIB

Kabupaten Malang Masih Rawan Kemacetan, Ini Langkah Dishub Jelang Mudik Lebaran

Kadishub Kabupaten Malang, Bambang Istiawan. (Foto: Rizal Adhi P/jatimnow.com)
Kadishub Kabupaten Malang, Bambang Istiawan. (Foto: Rizal Adhi P/jatimnow.com)

Malang - Dinas Perhubungan memprediksi sejumlah jalur di Kabupaten Malang masih rawan kemacetan saat arus mudik berlangsung. Saat ini, dinas terkait tengah melakukan survei untuk mengetahui titik-titik lokasi mana saja yang membutuhkan adanya personel.

Salah satu yang diprediksi macet, adalah jalan sepanjang kawasan pantai di Malang Selatan.

Baca Juga: Trafik Data XLSMART Melonjak 21 Persen Selama Lebaran 2026

"Kalau mudik itu pasti kebanyakan orang dari kota kembali ke desa, jadi terutama daerah-daerah di dekat pantai Kabupaten Malang rawan kemacetan. Walaupun tidak separah tahun-tahun sebelumnya saat sebelum Covid-19," terang Kepala Dishub Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, Rabu (13/04/2022).

Sejumlah personel akan diterjunkan ke lokasi dalam pengamanan mudik nantinya. Saat ini, Dishub tengah melakukan survei di beberapa lokasi yang ditengarai mendulang kemacetan.

"Untuk persiapan hari raya kita masih menjajaki survei-survei jalan, ini dengan harapan saat hari raya datang terutama saat tanggal 29 April sampai hari Senin berikutnya (2 Mei 2022) tidak terjadi kendala utamanya kemacetan," ujarnya.

"Sampai saat ini kita masih meninjau dan penentuan titik-titik lokasi, kemudian tingkat kerawanan, seberapa jauh akan menentukan berapa jumlah personel yang akan kita tentukan," sambungnya.

Baca Juga: Trafik Data Indosat Naik 20 Persen Saat Mudik Lebaran 2026

Tak hanya itu, Dishub juga memastikan pengamanan jalur mudik juga dilakukan di sepanjang jalur rawan kecelakaan lalu lintas.

"Kita masih akan melakukan survei jalan yang rawan seperti tikungan sampai tanjakan yang terjal. Jika terjadi trouble, kita akan rekayasa lalu lintasnya seperti apa akan kita survei," ungkapnya.

Pendirian posko-posko pengamanan dan pengamatan juga masih akan dilakukan, meskipun tidak seketat tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Amankan Mudik Lebaran 2026, Kabasarnas Cek Armada Laut di Tanjung Perak

"Titik-titiknya (posko) belum ditentukan. Sementara untuk pembatasan memang ada sedikit, tapi pembebasan sudah mulai dilaksanakan seperti sebelum adanya Covid-19," tuturnya.

Terakhir, Bambang juga mengatakan selama pengamanan mudik 2022 akan ada pengecekan vaksinasi booster kepada para pemudik.

"Memang akan ada pengecekan meskipun secara acak. Kita nanti akan ada kolaborasi dengan kepolisian, Dinas Kesehatan, dan Satgas Covid-19," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.