Jumat, 12 Jun 2026 23:54 WIB

Lempar Bondet Saat Ditangkap, 2 Bandit di Pasuruan Diganjar Timah Panas

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 12 Apr 2022 13:48 WIB
Komplotan begal saat digelandang ke Mapolres Pasuruan.(Foto: Moch Rois)
Komplotan begal saat digelandang ke Mapolres Pasuruan.(Foto: Moch Rois)

Pasuruan - Aparat Satreskrim Polres Pasuruan berhasil meringkus komplotan begal yang kerap meresahkan masyarakat. Tersangka adalah Saiful (30), Salam (35), dan Rio Setiawan (35). Semuanya merupakan warga warga Dusun/Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Dari 3 pelaku, 2 orang di antaranya di tembak akibat melawan.

"Tersangka Saiful dan Salam terpaksa kami tembak kakinya akibat melempar bondet saat dilakukan penangkapan. Ketiga tersangka kerap melakukan kejahatan begal di wilayah (Kecamatan) Tutur, Kejayan, Pasrepan dan Lumbang," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo, Selasa (12/4/2022).

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Menurut Adhi, kawanan pelaku berjumlah 7 orang. Setiap kali beraksi di salah satu TKP, mereka melakukan secara bergantian dan berkelompok. Biasanya 3 atau 4 orang.

Modusnya, mereka memepet korban. Kemudian mengalungkan senjata celurit ke leher korban. Jika aksi itu gagal, pelaku melemparkan bondet. Tidak hanya mengambil paksa motor dan harta benda yang dibawa korban, pelaku juga berani menyasar kendaraan mobil.

"Terhitung aksi begal mereka ada 26 TKP," ungkapnya.

Baca Juga: Beli Cash Rp 1,3 M, Mobil Mewah Warga Surabaya Malah Mau Dirampas DC

26 TKP di antaranya terjadi di Kecamatan Pasrepan 4 kali, Kejayan 3 kali, dan Lumbang 1 kali. Lalu di Kecamatan Tutur paling banyak, yakni 18 kali.

"Untuk TKP di Kecamatan Tutur, komplotan pelaku 11 kejadian dilakukan di jalan Desa Ngembal. Kemudian 7 kejadian sisanya tersebar di Desa Kalipucang, Sumberpitu dan Gendro," bebernya.

Baca Juga: Pria Ngaku Polisi di Malang Rampas Mobil saat COD, Korban Ditodong Pistol Mainan

Para pelaku langsung menjual motor dan mobil hasil rampasan. Kemudian hasilnya dibagi rata.

"Untuk keuntungan hasil penjualan barang curian, selain digunakan untuk keperluan sehari-hari, mereka menggunakannya untuk membeli sabu," tandasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.