Kamis, 18 Jun 2026 14:40 WIB

Pria di Probolinggo Tewas Tertembak, Pemilik Senapan Angin Ditetapkan Tersangka

Pers rilis kasus pria tewas tertembak senapan angin majikan (Foto: Humas Polres Probolinggo)
Pers rilis kasus pria tewas tertembak senapan angin majikan (Foto: Humas Polres Probolinggo)

Probolinggo - Polisi mengungkap jenis senapan angin yang membuat Idam Kholik (30), warga Gending Kabupaten Probolinggo tewas tertembak.

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi menyebut, senapan angin itu merupakan milik majikan korban bernama Daud Patriono Imanuel (52) asal Kabupaten Jember. Insiden itu terjadi pada Kamis (7/4/2022) siang, saat korban mendampingi majikannya latihan menembak.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Latihan menembak itu dilakukan Daud di area pesawahan Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Menurut Arsya, senapan angin yang digunakan Daud adalah jenis PCP kaliber 4,5. Atas peristiwa itu, Daud telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga:  Pria di Probolinggo Tewas Tertembak Senapan Angin saat Bantu Majikan Latihan

Dari kasus ini, penyidik menyita barang bukti berupa sebuah senapan angin jenis PCP kaliber 4,5; satu butir peluru kaliber 4,5 lokal merk samyang yang menjadi penyebab tewasnya korban; satu buah kaos dan celan levis milik korban; dua lembar potongan kardus sasaran tembak dan 134 butir peluru kaliber 4,5 lokal merk samyang.

Baca Juga: Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Sementara Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Rahmad Ridho Satrio menyebut bahwa pihaknya masih menunggu hasil dari Tim Labfor Polda Jatim.

Meski begitu, penetapan tersangka sudah dilakukan. Oleh penyidik, tersangka dijerat Pasal 359 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

"Ancamanmya lima tahun (penjara). Ini masih kami dalami lagi. Apabila ada unsur kesengajaan, dapat dikenakan pasal tambahan nantinya," terang Ridho, Sabtu (9/4/2022).

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Sementara Daud mengaku tidak sengaja saat senapan anginnya meletus dan mengenai korban. Dia pun menyesal atas kejadian ini dan meminta maaf kepada keluarga Idam Kholik.

"Saya tidak sengaja karena korban sudah seperti saudara saya sendiri. Saya juga meminta maaf kepada keluarga dari Idam Kholik atas kejadian yang membuat korban meninggal," ucap Daud.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.