Kamis, 18 Jun 2026 21:00 WIB

Polisi Gelar Rekontruksi Pembunuhan di Apartemen Educity Surabaya

  • Penulis :
  • | Selasa, 03 Jul 2018 23:00 WIB
Salah satu adegan rekonstruksi pembunuhan di Apartemen Educity
Salah satu adegan rekonstruksi pembunuhan di Apartemen Educity

jatimnow.com - Setelah menangkap 3 dari 4 pelaku pembunuhan di Apartemen Educity, penyidik Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya akhirnya menggelar rekontruksi, Selasa (3/7/2018).

18 adegan diperagakan langsung oleh ketiga terangka Supandi, Ryan dan Imam Syafii di dua lokasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Rekontruksi ini kami lakukan untuk melengkapi berkas perkara sekaligus mencocokkan keterangan ketiga tersangka saat diperiksa," sebut Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti.

Rekontruksi itu dilakukan di dua lokasi. Pertama dilakukan di depan toko besi di kawasan Kejawan Putih dan kedua di Apartemen Educity.

Di lokasi pertama, tersangka Ryan memperagakan saat dirinya membeli potongan besi untuk menghabisi nyawa AP, warga Jakarta atas perintah DPO RD. Pembelian itu tercatat pada 24 Mei 2018.

Dari adegan Ryan itu, semakin menegaskan bahwa pembunuhan yang dilakukan para tersangka itu sudah direncanakan secara matang. Setelah itu, adegan lainnya dilakukan di lantai 17 Apartemen Educity, Mulyorejo, Surabaya. Yaitu adegan nomor 11 hingga 18.

Di TKP lantai 17, para tersangka memperagakan peran masing-masing. Mulai menutup pintu kamar, memukul hingga menyeret korban ke kamar mandi dalam kondisi tewas. Di TKP ini, peran DPO RD, saksi EV dan korban, diperankan figur pengganti.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Bima menerangkan, dari adegan awal hingga akhir, penyidik tidak mendapat fakta baru. Semua yang dilakukan oleh ketiga tersangka dan DPO RD sesuai dengan BAP (berita acara pemeriksaan).

Tapi, secara mengejutkan, dalam rekontruksi itu, penyidik mendapat barang bukti baru berupa pisau penuh bekas darah. Sebab pisau itu disembunyikan di dalam laci almari di kamar apartemen tersebut.

"Akan kami kirim pisau ini ke laboratorium forensik," beber Bima.

Usai seluruh adegan yang dilakukan, Bima menegaskan jika tersangka Ryan dan Imam bakal dijerat pasal pembunuhan berencana. Sedangkan tersangka Supandi hanya turut serta karena dibawa ancaman dan tekanan DPO RD.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Korban AP (40) yang merupakan warga asal asal Paseban, Senen, Jakarta Pusat, dihabisi DPO RD dengan menusukkan pisau pada dada dan perut sebanyak 3 kali. RD membunuh korban pada Minggu (27/5/2018) sekitar pukul 17.00 Wib, dibantu Supandi, Ryan dan Imam Syafii.

Pembunuhan itu sendiri, bermotif asmara antara korban AP dan DPO RD. Yang mengejutkan, motif utama adalah bisnis narkoba yang dilakukan keduanya.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.