Kamis, 18 Jun 2026 09:15 WIB

Gerebek Rumah di Surabaya, Polisi Temukan 16 Paket Sabu dalam Kotak Magnet

Kolase pengedar dan barang bukti narkoba (Foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)
Kolase pengedar dan barang bukti narkoba (Foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)

Surabaya - Sebuah rumah di Jalan Bangun Rejo Tengah, Surabaya digerebek polisi. Selain menangkap sang pengedar, polisi juga menyita 16 bungkus berisi sabu seberat 12,62 gram yang disimpan dalam tiga kotak magnet.

Penggerebekan itu dilakukan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (14/3/2022). Pengedar berinisial SH (36) yang bekerja sebagai nelayan ditangkap.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri mengatakan, penggerebekan itu bermula dari informasi masyarakat. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, timnya berhasil menyergap HS di rumahnya.

"Saat dilakukan pengeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti sabu yang disimpan dalam tiga kotak magnet warna hitam," ungkap Daniel, Rabu (6/4/2022).

Daniel menambahkan, saat tiga kotak magnet warna hitam itu dibuka, terdapat 16 bungkus berisi sabu dengan berat 12,62 gram.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Tim kami juga menemukan barang bukti dua sekrup plastik, sebuah handphone dan uang tunai sebesar Rp 750 ribu," beber Alumni Akpol Tahun 2004 itu.

Daniel menjelaskan bahwa SH sengaja mengelabui polisi dengan menyimpan barang bukti sabu tersebut di dalam tiga kotak magnet.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam pemeriksaan SH mengaku mendapatkan barang terlarang tersebut dari seorang pria berinisial SY yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Untuk tersangka SH ini merupakan seorang residivis dalam kasus yang sama. Pengakuan tersangka, dia sudah dua bulan menjadi pengedar sabu," tandas Daniel.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.