Rabu, 17 Jun 2026 10:28 WIB

Tega Bakar Istri hingga Tewas, Pria di Kota Batu Divonis 7 Tahun Penjara

Terdakwa Suyanto, saat menjalani sidang secara teleconference. (Foto: Kejari Kota Batu/jatimnow.com)
Terdakwa Suyanto, saat menjalani sidang secara teleconference. (Foto: Kejari Kota Batu/jatimnow.com)

Batu - Aksi sadis Suyanto (52) yang tega membakar istrinya hingga tewas pada September 2021 lalu, berujung pidana 7 tahun penjara. Amar putusan untuknya, dibacakan majelis hakim yang menyidangkan kasus tersebut di Pengadilan Negeri (PN) Malang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edi Sutomo yang menangani perkara warga Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu, tersebut mengatakan, vonis yang dijatuhkan majelis kepada terdakwa, sebagaimana diatur dalam Pasal 44 ayat (3) UU RI tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga hingga mengakibatkan kematian. Vonis hukumannya penjara 7 tahun dipotong selama terdakwa ditahan," ujar Edi Sutomo, Selasa (5/42022).

Kasi Intel Kejari Kota Batu tersebut menambahkan, kejadian yang merenggut nyawa Rahmawati bermula pada 6 September 2021 lalu. Saat malam hari, korban pulang ke rumah orang tuanya di Jalan Mangga, Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu. Tak berselang lama, terdakwa datang dan langsung menggebrak pintu sambil marah-marah.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Penyebab terdakwa marah karena menduga istrinya selingkuh. Terdakwa datang lalu menyiramkan bensin yang dia bawa ke sekujur tubuh korban," jelas Edi.

Terdakwa yang emosi, langsung menyulut korek api ke arah korban yang terduduk di pelataran rumah. Korban yang terbakar, menjatuhkan tubuhnya ke tanah untuk mematikan api.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

"Setelah api padam, korban dibawa ke RS Hasta Brata Kota Batu. Namun nyawanya tidak tertolong karena banyaknya luka bakar yang diderita," urai Edi.

"Akan kita pikirkan banding atau tidak sebelum putusan dinyatakan incracht atau berkekuatan hukum tetap," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.