Minggu, 14 Jun 2026 05:01 WIB

Ramadan Now

Es Campur Legendaris di Kota Batu, Cocok Jadi Sajian Buka Puasa

Said saat melayani pesanan para pelanggan. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Said saat melayani pesanan para pelanggan. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Batu - Es Campur Said yang terletak di samping Barat Masjid An Nur Alun-alun, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu cukup dikenal oleh masyarakat.

Meski pemilik yaitu Muhammad Said (83) atau lebih dikenal dengan nama panggilan Pak Said itu tampak gemetaran saat memegang semangkok es campur bikinannya, masih banyak pelanggan yang rela menunggu.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

Pak Said berjualan sejak 1954 silam. Ada yang unik dari es campur tradisional yang dia jual, bisa dilihat dari kandungan gula yang dipakai.

Indikatornya bisa dilihat dari hewan serangga lebah. Ya, di es campur Pak Said bakal menjumpai sensasi dikerubung lebah karena memang gula yang dipakai adalah gula asli.

Semangkuk es campur yang disajikan Pak Said juga sederhana saja, namun komplit. Mulai agar-agar, tape, ketan hitam, kacang hijau, kolang-kaling, mutiara hingga roti.

Es campur Pak Said tampak lebih menggairahkan saat melihat serutan es yang menggunung dengan siraman sirup dan susu kental manisnya. Segar sekali rasanya diseruput saat berbuka puasa.

"Sejak dulu ya saya jualan es, ya kayak begini. Gak banyak yang berubah. Alhamdulillah tetap sehat dan masih bisa jualan sampai sekarang,” tutur Pak Said sambil memasrah esnya batunya dengan manual, Senin (4/4/2022).

Baca Juga: Kota Lama Surabaya Punya Destinasi Baru, 10 Regentstraat

Langganan Pak Said terdiri dari banyak kalangan. Mulai tua, muda hingga anak-anak. Dari warga sekitar bahkan dari luar kota. Bahkan langganannya yang dulu masih anak-anak namun sekarang sudah di luar negeri masih ingat kepadanya.

”Kadang mereka pas pulang ya nyempetin ke sini. Nanya kabar sambil cerita-cerita masa dulu. Ada langganan dulu masih SMP, sering saya kasih es. Sekarang udah kerja di Australia,” kata dia.

Bahkan Pak Said juga punya kenangan membekas dengan mantan Wali Kota Batu Edy Rumpoko yang kini masih menjalani masa tahanan akibat kasus korupsinya.

Kata dia, Edy Rumpoko itu dulunya juga sering nongkrong minum es campur bikinannya.

Baca Juga: Ramadan 2026, Ribuan Takjil dan Minuman Menyentuh Komunitas

"Kalau dulu ke sini ya sembunyi mojok di kursi sini. Kadang sampai malam cangkruk sini,” kisah dia.

Karena usianya yang sudah senja, Said kini sudah tak lagi mematok target penghasilan. Kadang dia juga banyak menggratiskan pengunjung, apalagi anak-anak sekolah.

”Dulu awal jual harganya ya sekitar 50 sen. Terus berubah-ubah sampai sekarang tetap di harga Rp5 ribu. Kalau misal ada anak-anak pulang sekolah cuma Rp2-3 ribu gak papa, malah kadang saya gratisi,” tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.