Minggu, 21 Jun 2026 10:15 WIB

Jasad Bayi Ditemukan di Sungai Keyang Ponorogo, Kondisinya Sudah Melepuh

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 05 Apr 2022 08:28 WIB
Penemuan jasad bayi tadi malam.(Foto: Polsek Sooko/jatimnow.com)
Penemuan jasad bayi tadi malam.(Foto: Polsek Sooko/jatimnow.com)

Ponorogo - Jenazah bayi ditemukan di Sungai Keyang, Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo. Hal itu membuat warga gempar. Saat ditemukan, jasad bayi sudah dalam kondisi melepuh dengan kulit kehitam-hitaman. Berdasarkan keterangan polisi, jasad bayi baru berusia 4 sampai 5 hari.

"Jasad bayi laki-laki. Hasil olah TKP, bayi di sungai sekitar 3 sampai 4 Hari, " ujar Kapolsek Sooko Iptu M. Anwar Fatoni, Selasa (5/4/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Hasil olah TKP, bayi diduga hanyut mengikuti aliran air sungai. Hingga Akhirnya tersangkut di batu-batu, sehingga tangan sebelah kiri putus.

"Sementara warga sini (Ngadirojo) tidak ada yang merasa kehilangan bayi. Diperkirakan usia bayi 4-5 hari. Tali pusar masih menempel di tubuh bayi," terangnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Selanjutnya, jasad bayi dievakuasi dan dibawa tim identifikasi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi akan mengidentifikasi apakah ada tanda penganiayaan atau tidak.

Sementara itu, Kepala Desa Ngadirojo Pamuji menjelaskan, pada Sabtu (2/4/2022) lalu ada ada anak SD yang melihat jasad bayi terapung-apung di sungai. Namun tidak melapor ke desa maupun polisi.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Nah, kemarin ada salah satu ketua RT-nya pergi mencari rumput di sekitar aliran sungai pukul 16.30 WIB. Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB, Ketua RT melapor ke kades atas penemuan jasad bayi," tambahnya.

Waktu ditemukan, kondisinya tertelungkup. Kulitnya melepuh hitam-hitam. Mungkin karena panas matahari.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.