Sabtu, 20 Jun 2026 14:14 WIB

Mas Dhito Ajak Masyarakat Kediri Jadikan Ramadan Momen untuk Bangkit

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 03 Apr 2022 07:04 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama istri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama istri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak masyarakat Kabupaten Kediri menyambut bulan suci Ramadan 1443 H dengan rasa syukur. Setelah dua tahun banyak pemberlakuan pembatasan kegiatan akibat pandemi Covid-19, tahun 2022 ini masyarakat dapat menjalankan ibadah salat tarawih berjamaah di masjid.

"Tentunya kita patut bersyukur atas kondisi yang semakin membaik ini, mari kita manfaatkan bulan suci Ramadan yang penuh pengampunan ini untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas ibadah," kata Mas Dhito, Sabtu (2/4/2022).

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Kondisi yang semakin membaik ini, menurut Mas Dhito, tak lepas dari capaian vaksinasi yang tinggi, sehingga terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok. Hal itu terlihat dari jumlah pasien sembuh yang naik dan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri yang semakin menurun.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Namun demikian, Mas Dhito tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak abai dengan protokol kesehatan. Agar kasus tak kembali melonjak. Ia berharap Ramadan 1443 H menjadi awal yang baru untuk bangkitnya Kabupaten Kediri.

"Saya mengucapkan Marhaban Ya Ramadan, selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1443 H. Semoga Allah memberikan pengampunan kepada kita semua dan pandemi ini segera berakhir, sehingga kita tidak lagi terbayang-bayang Covid-19," pungkasnya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

(ADV)

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.