Rabu, 17 Jun 2026 09:08 WIB

Dog Lover Surabaya Sesalkan Aksi Jagal Anjing di Blitar

Marta, dog lover Surabaya saat merayakan HUT anjing bernama Mercy (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Marta, dog lover Surabaya saat merayakan HUT anjing bernama Mercy (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Viralnya video penggerebekan tempat jagal anjing di Blitar beberapa waktu lalu, membuat miris banyak pihak khususnya pecinta anjing.

Karena tak ingin kejadian tersebut terjadi kembali, maka Lulu warga Surabaya ingin membantu puluhan anjing terlantar yang dirawat di panti asuhan anjing di kawasan Surabaya Barat.

Baca Juga: Melihat Aksi Centil Anjing-anjing Berbusana Koboi di Surabaya

Sebagai dog lover, Lulu membantu sekitar 60 anjing terlantar yang tak punya majikan dengan memberikan sumbangan kepada pemilik panti asuhan anjing tersebut.

"Sumbangan yang diberikan selain makanan anjing, dog lover juga memberikan bantuan membangun rumah anjing agar anjing merasa nyaman selama di dalam shelter (tempat penampungan anjing)," kata Lulu, Sabtu (2/4/2022).

Baca Juga: Anjing yang Dievakuasi dari Rumah Jagal di Blitar Terpapar Virus Mematikan

Tak hanya itu, Lulu juga mendatangkan dokter hewan untuk melihat kondisi kesehatan anjing yang ditampung di tempat tersebut. Semua ini dilakukannya karena kecintaannya terhadap hewan yang dikenal sebagai sahabat manusia, apalagi juga dalam rangka merayakan hari ulang tahun ketiga anjing kesayangannya yang diberi nama Mercy.

Baca Juga: Heboh Rumah Jagal Anjing di Surabaya, Pemprov Diminta Segera Bikin Payung Hukum

"Nanti ada dokter yang ke sini untuk periksa-periksa," ucapnya.

Martha selaku pemilik shelter anjing di kawasan Surabaya Barat sejak 2013, mengaku bahwa semua ini dilakukannya demi kecintaannya pada anjing. Bahkan dia beberapa kali mengadaikan perhiasannya untuk beli pakan bagi 60 anjing yang dirawatnya ketika tidak ada donatur yang membantunya.

"Saya sayang, kasihan mereka banyak disiksa, disia-siakan terlantar di jalan-jalan, dibuang," katanya.

Baca Juga: Kasus Jagal Anjing di Surabaya, Polisi: Kami Proses Sampai Tuntas

Ketika disinggung mengenai tempat jagal anjing di Blitar yang viral. Martha mengaku sangat sedih karena perbuatan tersebut sangat keji. Bahkan dia pernah mendatangi tempat pembantaian anjing di suatu daerah dan menyaksikan bagaimana hewan tersebut dibunuh untuk dijadikan menu makanan.

"Jadi saya tahu persis bagaimana mereka dibunuh, disiksa dulu. Bukan dibunuh disiksa dulu sampai mati dan empedunya ditancepkan di dinding itu, ta hitung itu ada 22 berarti ada 22 "anak" yang dimatikan," ujarnya.

Martha juga menerangkan bahwa dirinya membuka para adopter yang mau merawat anjing, namun akan diberikan dengan syarat tertentu, untuk meminimalisir para predator yang berkedok sebagai adopter anjing.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.