Senin, 15 Jun 2026 14:24 WIB

Sampah Overload di Ponorogo, Mahasiswa Tagih Janji Bupati Sugiri Sancoko

Sampah di TPA Mrican yang menyebabkan gatal-gatal dan petani gagal panen.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Sampah di TPA Mrican yang menyebabkan gatal-gatal dan petani gagal panen.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Kondisi tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican sudah overload. Hal ini membuat mahasiswa Universitas Muhamadiyah Ponorogo (UMP) menagih janji Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko untuk menyelesaikan masalah sampah.

Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa UMP, Hariz Rohman mengaku telah melakukan riset ke TPA Mrican. Memang benar sampah di TPA Mrican overload dan berdampak kepada warga.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Warga sudah (wadul) ke pemerintah, dalam hal ini ke Dinas Lingkungan Hidup. Tapi tidak diindahkan," ujar Hariz, Kamis (31/3/2022).

Selain itu, kata dia, program Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang mengubah sampah menjadi briket belum ada buktinya. Yang ada, hanya dipamerkan kepada Gubernur Jawa Timur saat datang ke Ponorogo.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

"Kan dulu janji Bupati Sugiri Sancoko mengurangi sampah, dengan mengubah sampah menjadi briket. Faktanya ini belum terealisasi," tambahnya.

Menurut Hariz, petani di sekitar TPA juga harus gagal panel karena dampak limbah TPA.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Ini briketnya tidak ada. Mesinnya sih ada, tapi tidak jalan," pungkasnya.

Seperti diketahui, tumpukan sampah di TPA) meresahkan warga Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Bukan hanya sudah overload, air limbah dari sampah juga mencemari sungai dan mengalir ke persawahan warga.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.