Rabu, 17 Jun 2026 14:33 WIB

Tuntut Informasi Bangku Kosong, Wali Murid 'Geruduk' Diknas Jatim

Puluhan Warga Berembuk di Balai RW 004 Darmokali
Puluhan Warga Berembuk di Balai RW 004 Darmokali

jatimnow.com - Sejumlah warga terlihat sedang berembuk di Balai RW 004 Darmokali, Surabaya. Mereka merupakan para orang tua yang anaknya akan memasuki jenjang SMA/SMK. Namun mereka merasa kecewa karena tidak adanya transparansi informasi sistem pemenuhan Pagu 'bangku kosong' sekolah.

Hal ini disampaikan oleh Arti (45), salah seorang warga yang didapuk menjadi koordinator warga tersebut. Arti menjelaskan, bahwa tadi pagi sekitar 50 warga telah  'menggeruduk'  Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Jalan Gentengkali No.33 untuk menanyakan transparansi pemenuhan Pagu.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

"Tapi kami tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Seakan-akan ada yang ditutup-tutupi," ujarnya.

Kedatangannya bersama puluhan wali murid lain diterima oleh salah satu staff Dispendik Jatim berinisial A.

Menurut keterangan Arti dan beberapa warga lain, A membenarkan bahwa ada Pagu kosong dibeberapa sekolah. Namun A mengatakan bahwa pagu tersebut memang tidak dibuka merujuk ke Permendikbud.

Muhammad Isa Wahyudi, salah satu warga yang menjadi Ketua Baksos Pendidikan Balai RW 004 mengatakan, alasan yang diberikan A tidak relevan dengan permasalahan yang dipertanyakan.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

"Dia kasih permendikbud nomor 18 tahun 2018. Waktu saya cek ternyata itu malah terkait PAUD. Lalu dia ralat katanya nomor 14 tahun 2018. Saya cek lagi, bukannya perkara pemenuhan pagu tapi malah masalah zona. Ini jelas-jelas gak nyambung," jelas Isa.

Disini lah warga yang berasal dari berbagai daerah ini merasa kecewa karena tidak adanya transparansi untuk mereka. Bahkan, Arti menambahkan bahwa para wali murid yang datang ke Dispendik Jatim tadi pagi diberi tawaran surat rekomendasi potongan biaya sekolah swasta.

"Dia bilang potongannya kisaran 50-75 persen. Tapi dia sendiri gak berani jamin kalau potongannya sampai segitu. Katanya bergantung sekolah. Kalau sekolah cuma kasih 10 persen gimana?," imbuh warga Rungkut ini.

Baca Juga: Dear Bapak - Ibu, Dinas Pendidikan Surabaya Buka Posko SPMB 2026 Pekan Ini

Akhirnya warga kembali berembuk untuk menentukan langkah selanjutnya. "Kita akan ke Dispendik lagi. Kalau belum dapat kejelasan, hari Rabu (4/7/2018) kita akan adakan aksi dengan jumlah massa lebih besar dari ini," pungkasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.