Minggu, 14 Jun 2026 03:32 WIB

Warga Sambat "Jeglongan Sewu" di Sukodono, Apa Kabar Pejabat Sidoarjo?

Jalan rusak dan berlubang yang ada di Desa Masangan Kulon dan Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono (Foto-foto: Zainu Fajar/jatimnow.com)
Jalan rusak dan berlubang yang ada di Desa Masangan Kulon dan Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono (Foto-foto: Zainu Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Permasalahan jalan berlubang yang ada di Desa Masangan Kulon dan Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah setempat.

Ni’am warga Desa Masangan Kulon mengaku jalan rusak dan berlubang yang ada di kampungnya telah lama belum tersentuh perbaikan jalan dari pemerintah.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Rusaknya sudah lama. Palingan kalau ada pejabat gitu paling cuman foto-foto, ngukur jalan, setelah itu pergi. Buktinya sampai sekarang ya tetep rusak," ujar Ni'am, Rabu (30/3/2022).

Menurutnya, jalan di Desa Masangan Kulon tersebut pernah mendapat perbaikan jalan berupa pengaspalan. Namun tidak sampai setahun diperbaiki, jalan kembali rusak.

"Dulu sempat diperbaiki, tapi ndak sampai tiga bulan rusak lagi. Ya jeglong kayak gini. Apalagi kalau hujan mesti banjir," imbuhnya.

Ia mengatakan, sebenarnya warga juga ingin ada perbaikan dari pemerintah. Pintanya tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya warga menjadi kesulitan beraktivitas ketika memasuki musim hujan seperti ini.

"Ya pengennya cepet diperbaiki, kalau banjir susah di sini. Jalannya jeglong dalam. Banyak motor yang sampai nuntun di sini pas hujan," katanya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Salah satu pengendara bernama Faisal saat dikonfirmasi di lokasi mengatakan bahwa ia seringkali lewat jalan itu, karena jalan tersebut menjadi alternatif menuju ke Kecamatan Taman.

"Kalau lewat sini memang harus hati-hati, banyak jeglongannya. Ya mau gimana lagi, saya lewat sini kan lebih dekat dengan tempat kerja yang ada di Sepanjang," ungkap Faisal.

Tidak hanya itu, jalan Desa di Masangan Wetan juga mengalami hal yang sama. Rusaknya akses jalan antar-desa tersebut seringkali dikeluhkan warga sekitar.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Ibnu warga yang juga berjualan di sekitar jalan rusak tersebut menjelaskan, akses jalan yang rusak itu seringkali memakan korban yang terjatuh akibat jalan berlubang.

"Kalau habis hujan, atau pas hujan sering sepeda motor jatuh di sini karena lubang tergenang air sehingga ndak terlihat pengendara yang lewat," jelas Ibnu.

Ia juga menambahkan, hingga saat ini akses jalan rusak dan berlubang belum ditangani pemerintah. Ia berharap adanya perbaikan jalan sehingga tidak ada lagi korban, apalagi jalan tersebut akses antar desa yang dimanfaatkan warga setiap hari.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.