Senin, 22 Jun 2026 07:51 WIB

Jalur Utama Ponorogo-Pacitan Tak Bisa Dilalui Kendaraan Akibat Longsor

Jalur utama Ponorogo-Pacitan tidak bisa dilalui kendaraan akibat longsor (Foto-foto: BPBD Ponorogo/jatimnow.com)
Jalur utama Ponorogo-Pacitan tidak bisa dilalui kendaraan akibat longsor (Foto-foto: BPBD Ponorogo/jatimnow.com)

Ponorogo - Jalur utama Ponorogo-Pacitan dilaporkan belum bisa dilalui kendaraan, lantaran jalan masih tertutup material longsor pada beberapa titik, Sabtu (26/3/2022).

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Arim Kamandaka mengatakan, yang di masuk wilayah Ponorogo ada satu titik longsor, yaitu di Desa Wates, Kecamatan Slahung.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Sedangkan wilayah yang masuk di Pacitan ada beberapa titik longsor, seperti Jalan Raya Ponorogo-Pacitan Desa Pucang Ombo, Kecamatan Tegalombo.

"Material longsor itu menutup jalan dari pukul 16.30 WIB," ujar Arim.

Menurut Arim, sedianya material longsoran hendak dibersihkan dengan alat berat yang sudah stanby di lokasi. Namun karena longsor masih terjadi, pembersihan sempat tertunda.

"Untuk satu titik di Ponorogo, jalan utama juga tergerus. Sehingga selain longsor, jalan juga sudah tergerus separuh hilang," beber dia.

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

Jalur utama Ponorogo-Pacitan tidak bisa dilalui kendaraan akibat longsorJalur utama Ponorogo-Pacitan tidak bisa dilalui kendaraan akibat longsor

Pembersihan juga dilakukan petugas gabungan serta warga. Hasilnya, jalur utama Ponorogo-Pacitan sudah sedikit terbuka.

"Bekas longsor itu kemudian dibuat menutupi jalan yang tergerus. Namun jalur masih tertutup dan tidak bisa dilintasi untuk malam ini," urai Arim.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung-Trenggalek Ditunda Hingga 29 Mei Mendatang

Saat ini, pihak BPBD sedang berkoordinasi dengan Polres Ponorogo untuk membuat rambu-rambu bahwa Jalan Ponorogo-Pacitan longsor.

"Biar mereka yang mau ke Pacitan dari Ponorogo bisa memilih jalan lain, salah satunya lewat Wonigiri," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.