Senin, 22 Jun 2026 11:59 WIB

Wagub Emil Apresiasi DPD Jaman Bentuk Jaringan Kemandirian Pangan se-Jatim

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 26 Mar 2022 06:44 WIB
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak (kanan) bersama Ketua DPD Jaman Jatim Mulyadi.(Foto: Zain Ahmad)
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak (kanan) bersama Ketua DPD Jaman Jatim Mulyadi.(Foto: Zain Ahmad)

Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Kemandirian Nasional (DPD Jaman) Jawa Timur (Jatim) menggelar konsolidasi dengan ketua pengurus di kabupaten/kota, Jumat (25/3/2022) malam. Acara dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Ketua DPD Jaman Jatim Mulyadi beserta anggotanya, dan sejumlah pengusaha-pengusaha di Surabaya.

Dalam acara itu, Emil yang berkesempatan memberikan sambutan. Ia mengatakan bahwa kedaulatan pangan akan tercapai setelah tercipta kemandirian.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Kenapa ada kedaulatan pangan, selain kemandirian pangan, karena ada beberapa komoditas yang masih impor," katanya.

Dalam kegiatan konsolidasi, DPD Jaman Jatim menyatakan sedang membentuk jaringan kemandirian pangan melalui dewan pimpinan kabupaten/ kota (DPK) yang tersebar di seluruh provinsi. Emil pun mengapreasiasi hal tersebut. Terlebih, Jatim adalah lumbung pangan.

"Kita akan lebih mudah berdaulat jika mandiri. Luas wilayah Jatim 48 ribu meter persegi. Penduduknya 40 juta jiwa. Sebenarnya menanam apa saja bisa," jelas mantan Bupati Trenggalek itu.

Emil membandingkan dengan Amerika Serikat yang warganya tidak pernah makan tempe. Tapi petaninya menanam kedelai.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Kita jangan bergantung terus pada komoditas impor dari luar negeri," ungkapnya.

Melalui jaringan kemandirian pangan, Emil mengatakan DPD Jaman Jatim bisa ambil posisi terhadap harga cabai rawit yang harganya kerap kali tinggi di pasaran.

Sementara itu, Sekretaris DPD Jaman Jatim Zainuddin menjelaskan bahwa jaringan kemandirian pangan sedang digagas setelah terlebih dahulu terbentuk rumah pangan di seluruh DPK wilayah Jatim.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Jadi sebelumnya kami telah membentuk rumah pangan di tiap DPK Jaman wilayah Jatim. Dari rumah-rumah pangan itu, sekarang kami gagas jaringan pangan. Tujuannya untuk menstabilkan harga-harga kebutuhan yang sedang naik," katanya.

Sebelum dikonsolidasikan kepada para pengurus DPK Jaman se-Jatim, jaringan pangan telah bergerak dengan menjual minyak goreng murah kepada masyarakat di sejumlah daerah kabupaten/ kota.

"Setelah dikonsolidasikan ini, jaringan pangan Jaman di wilayah Jatim tak lama lagi kami akan segera kita launching," tandasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.