Rabu, 17 Jun 2026 23:14 WIB

Warga Ponorogo Sambat Harga Migor Curah di Atas HET, Bupati: Itu Hal Sederhana

Pembelian minyak goreng curah yang mengular. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Pembelian minyak goreng curah yang mengular. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Kelangkaan minyak goreng di Ponorogo dimanfaatkan oknum tertentu dengan menaikkan harga seenaknya sendiri. Ada salah satu toko yang menjual minyak goreng (Migor) curah di atas harga ecer tertinggi (HET).

Salah satu penjual gorengan, Tohari mengaku kesulitan mendapatkan minyak goreng curah. Di Bumi Reog hanya ada 1 toko saja yang menjual minyak goreng curah dengan harga subsidi.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Itu 'kan dibatasi. Saya antre sejak pukul setengah enam pagi, karena takut tidak kebagian," ujarnya, Jumat (25/3/2022).

Masih menurut Tohari, dirinya cuma dibatasi membeli minyak goreng curah 10 kilogram saja, dengan harga Rp15.500 per kilogram. Itupun kadang tidak kebagian karena antrian yang panjang.

"Cuma dikasih 10 kilogram saja. Itu pun cuma cukup buat dua hari, karena untuk menggoreng dagangannya,” terangnya.

Tohari juga menambahkan dirinya pernah membeli di toko lain, namun harganya mahal tidak sesuai dengan aturan pemerintah HET untuk minyak goreng curah.

"Karena tidak kebagian, pernah saya mau beli di tempat lain, tapi harganya 22 ribu per kilonya," ungkapnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan pihaknya akan melakukan sidak jika ada distributor maupun toko yang menjual minyak goreng dengan harga di atas HET.

"Besok coba kita cek, apakah benar ada toko yang menjual minyak goreng curah di atas HET," jelasnya.

Jika terbukti dijual di atas HET, lanjut Sugiri, maka akan dipaksa untuk menjual dengan harga yang sudah ditentukan pemerintah.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Setelah kita sidak, dan benar ya kita paksa untuk menjual dengan harga yang sudah ditentukan," tegasnya.

Saat ini di Kabupaten Ponorogo masih terlihat antrean panjang warga untuk mendapatkan minyak goreng. Cuma yang berbeda kalau sebelumnya warga antre untuk beli minyak goreng kemasan, kini gantian minyak goreng curah.

"Sesungguhnya itu hal sederhana. Tinggal dihitung saja, kebutuhan dasar berapa, jumlah penduduk berapa dan suplai dari pabrik berapa. Baru kita menentukan langkah sepeti apa," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.