Kamis, 18 Jun 2026 11:00 WIB

Realisasi PAD dari Retribusi Parkir, Dishub Kota Batu Gandeng Pihak Ketiga

Parkir di kawasan Alun-alun Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Parkir di kawasan Alun-alun Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Batu - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu berencana menggandeng pihak ketiga untuk mengatasai parkir pinggir jalan yang tak pernah mencapai target pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu Imam Suryono menegaskan, wacana itu sudah dalam tahap penjajakan dengan pihak ketiga.

Baca Juga: Tunggakan Tembus Rp197 Juta, Aliran Listrik Rusunawa di Probolinggo Diputus

"Sudah ada dua orang dari Jakarta dan Surabaya yang akan melakukan survei. Nanti untuk juru parkir (Jukir) akan digaji dengan Upah Minimun Kota (UMK)," jelasnya, Jumat (25/3/2022).

Meski sudah dalam tahap penjajakan, lanjut Imam, semua tergantung proposal pihak ketiga yang nantinya akan dikolaborasikan dengan sistem Dishub.

"Selain itu, upaya melakukan pihak ketiga ini juga telah tertuang dalam Perwali Nomor 149 tentang parkir tepi jalan yang bisa dikerjasamakan dengan syarat harus melibatkan Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD)," sebutnya.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Harapannya, wacana tersebut bisa membuat retribusi parkir di Kota Batu memenuhi PAD. Soal bagi hasil dengan pihak ketiga, Imam memastikan pihaknya masih melakukan pengkajian.

"Jadi nanti akan dikaji oleh Sekda, Bapelitbangda, BKAD, bagian hukum dan bagian pemerintahan Setda Kota Batu. Tapi kemungkinan akan sama seperti sebelumnya yakni 60 persen masuk pihak ketiga dan 40 persen masuk ke Pemkot Batu. Pihak ketiga diberikan bagian lebih banyak karena mereka juga masih harus menggaji jukir," tandasnya.

Imam menyebut, dengan menggandeng pihak ketiga, permasalahan yang terjadi di sektor parkir bisa terbantu.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Contohnya kita kekurangan sarpras yang lengkap seperti CCTV, dan alat protektor karcis. Selain itu kita juga kekurangan personel pengawas karena kita cuma memiliki 6 pengawas saja. Sehingga, ke depannya kita juga bisa secara maksimal membantu pihak ketiga untuk mencapai target retribusi ditahun ini," tandasnya.

Perlu diketahui tahun ini retribusi parkir hanya ditargetkan mencapai Rp3,5 miliar, padahal sebelumnya ditarget sebesar Rp8,5 miliar. Namun hal ini tidak pernah terealisasi.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.