Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Bakar Semangat Santri SMK Manbaul Ulum, Anwar Sadad Ajak Pemuda Kerja Keras

Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad saat membuka Gelar Cipta Karya (GCK) di SMK Manbaul Ulum, Bondowoso (Dok Gerindra Jatim/jatimnow.com)
Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad saat membuka Gelar Cipta Karya (GCK) di SMK Manbaul Ulum, Bondowoso (Dok Gerindra Jatim/jatimnow.com)

Surabaya - Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad makin hari makin giat menyapa pemuda. Kali ini Sadad membuka acara Gelar Cipta Karya (GCK) di SMK Manbaul Ulum, Bondowoso.

Sadad mengatakan, pemuda adalah pemimpin masa depan. Mereka harus dipersiapkan dengan matang. Ia mengajak agar anak muda bekerja keras dan bersaing dengan kemajuan zaman.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

"Mesti dilakukan secara serius, karena tantangan hari ini berbeda dengan tantangan masa depan. Karena anak muda di era sekarang memiliki kelebihan dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Ciri khas generasi muda saat ini memiliki 4C," ucap Sadad, Kamis (24/3/2022).

Sadad menjelaskan definisi 4C itu. 4C ialah curiosity (rasa ingin tahu) yang membuat mereka menjadi lebih creative. Anak-anak muda juga punya kemampuan communicative yang lebih canggih sehingga mereka bisa lebih collaborative dengan elemen anak muda lain lainnya.

"Karena pada dasarnya anak muda sekarang bagian dari borderless society, tak lagi dibatasi oleh wilayah teritorial negara. Nah, tugas kita adalah mengawal mereka, mengarahkan mereka, sehingga pada saatnya mereka siap menjadi pemimpin di masanya," imbuh Wakil ketua DPRD Jatim itu.

Baca Juga: Mengejutkan, Air Hujan di Desa Sumberkemuning Bondowoso Mengandung Mikroplastik

Politisi yang kini masuk dalam bakal calon Cagub Jatim tersebut, mengapresiasi sejumlah karya siswa SMK Manbaul Ulum. Total ada 812 karya yang dipamerkan dalam GCK yang dilaksanakan di halaman Ponpes asuhan Bupati Salwa Arifin itu.

"GCK ini juga dinilainya menjadi acara paling efektif untuk menyiapkan calon-calon pemimpin di masa yang akan datang. Mereka dibekali dengan seperangkat skill baik secara akademik atau teknik. Maupun kemampuan sebagai pemimpin dalam menemukan solusi problematika yang dihadapi masyarakat," katanya.

Keluarga Ponpes Sidogiri Pasuruan itu juga menyebut jika GCK bisa menjadi tempat yang tepat untuk mendidik ekonomi kreatif. Sehingga dengan anak didik ini bisa menjadi anak yang produktif di masa yang akan datang.

Baca Juga: Tanam Perdana Kopi Arabika di Bondowoso, PTPN I Gairahkan Ekonomi Lokal

Dirinya mendorong ke depan santri-santri dan siswa-siswa bisa berkreasi gagasan besar. Agar karya mereka dapat dikampanyekan pada dunia menjadi suatu hal yang bersumber dari nilai-nilai agama yang dipelajari di SMK Manbaul Ulum.

"Santri-santri jangan berkecil hati, jangan punya inferiority complex bahwa seorang santri tak bisa memacu kemampuan. Di bawah asuhan guru-guru luar biasa, para santri juga bisa," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.