Jumat, 12 Jun 2026 09:21 WIB

Begini Cara Kerja Kurir Antar 2 Ons Sabu dan 100 Butir Ekstasi

  • Penulis :
  • | Senin, 02 Jul 2018 18:21 WIB
Tersangka Dedy Cristanto saat diamankan di Mapolsek Wonokromo
Tersangka Dedy Cristanto saat diamankan di Mapolsek Wonokromo

jatimnow.com - Dedy Cristanto, pemuda 32 tahun asal Jalan Bali VI, Kota Madiun yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Wonokromo karena membawa 2 Ons sabu dan 100 butir ekstasi, akhirnya angkat bicara. Duda dua anak ini mengaku, sudah tiga kali enjadi kurir narkoba lintas kota.

"Sebelumnya, saya ambil narkobanya di Surabaya dan saya antar hingga Madiun," aku Dedy kepada Kapolsek Wonokromo, Kompol Gede Suartika, Senin (2/7/2018) di Mapolsek Wonokromo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dalam menjalankan aksinya, Dedy standby menunggu telepon dari seseorang yang tidak dikenalnya.

Orang itu disebutnya sebagai bandar narkoba yang saat ini mendekam di sebuah lapas di wilayah Jawa Timur. Setelah ada petunjuk, dia kemudian berangkat ke titik tujuan.

"Biasanya, barang (narkoba) itu dibungkus tas plastik dan diletakkan di pinggir jalan. Saya tinggal memungutnya dan membawanya pergi. Lokasinya sudah ditentukan," ungkap Dedy.

Dedy juga mengaku, saat mengambil dan mengantarkan narkoba itu ke tujuan, dia menggunakan motor. Bahkan, helm yang dibawanya jarang sekali dipakainya, agar terlihat layaknya warga setempat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah mengambil narkoba itu, dia membawanya dan meletakkannya di tempat yang juga sudah ditentukan sang bandar.

Setelah berhasil, Dedy laporan ke bandar, darisanalah, Dedy baru menerima upah atas jasanya itu. Rata-rata, Dedy mengaku hanya mendapat upah Rp 500 ribu. Tapi kadangkala, dia mendapat jutaan rupiah.

Lantas bagaimana Dedy masuk dalam pusaran bandar narkoba tersebut? Dedy mengaku, setelah bercerai dengan istrinya dan berpisah dengan kedua anaknya, dia stres berat. Alih-alih menghilangkan stres, Dedy pun mencoba-coba sabu yang diberikan temannya di Madiun.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Darisanalah saya kerap mengonsumsi narkoba. Baik sabu maupun ekstasi. Awalnya gabung gratis, lama-lama saya harus bayar. Mulailah saya dikasih solusinya, yaitu menjadi kurir narkoba," beber Dedy.

Artinya, Dedy benar-benar tidak kenal siapa bandar narkoba yang sering memakai tenaganya itu. Sebab, setelah mengiyakan tawaran sebagai kurir, Dedy tiba-tiba ditelpon dan diberikan sejumlah arahan dalam mengantar sabu dan ekstasi tersebut.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto



Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.