Minggu, 21 Jun 2026 21:13 WIB

Menengok Keseruan Puncak Festival Literasi Semeru UMSurabaya 2022

Sekolah Alam Raya dalam rangkaian Festival Literasi Semeru UMSurabaya 2022 melibatkan puluhan anak pengungsian darurat di lereng Gunung Semeru, Lumajang, Rabu (3/23/2022) - (Foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Sekolah Alam Raya dalam rangkaian Festival Literasi Semeru UMSurabaya 2022 melibatkan puluhan anak pengungsian darurat di lereng Gunung Semeru, Lumajang, Rabu (3/23/2022) - (Foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Lumajang - Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) mengajak puluhan anak yang tinggal di pengungsian darurat lereng Gunung Semeru Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candi Puro, Kabupaten Lumajang, untuk mengikuti Sekolah Alam Raya, Rabu (3/23/2022).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Literasi Semeru (FLS) 2022 yang digagas UMSurabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Project Direktor FLS 2022, Radius Setiyawan menyampaikan, Sekolah Alam Raya ini kolaborasi UMSurabaya dengan warga lokal Semeru yang telah lama memiliki konsep sekolah alam.

"UMSurabaya hadir dengan memberikan konsep baru setelah beberapa kali ikut terlibat di bidang edukasi dalam penanganan korban erupsi Semeru. Kali ini, UMSurabaya mengajak siswa yang biasa mengikuti sekolah formal untuk mengikuti sekolah alam," ungkapnya.

Sekolah Alam Raya dalam rangkaian Festival Literasi Semeru UMSurabaya 2022 melibatkan puluhan anak pengungsian darurat di lereng Gunung Semeru, LumajangSekolah Alam Raya dalam rangkaian Festival Literasi Semeru UMSurabaya 2022 melibatkan puluhan anak pengungsian darurat di lereng Gunung Semeru, Lumajang

Dalam kegiatan Sekolah Alam Raya ini, mereka mendapatkan serangkaian ilmu pengetahuan tentang krisis lingkungan melalui strory telling, menggambar di alam dengan tema inspirasi alam hingga menanam sayuran.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut para pengajarnya melibatkan para mahasiswa Mahasiswa Tanggap Bencana (Matana) UMSurabaya.

"Siswa yang ikut kegiatan ini juga pengungsi yang tinggal di tenda pengungsian darurat. Harapannya, mereka akan lebih memahami secara teoritis dan praktisnya," ujarnya.

Radius menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan Milad ke-38 UMSurabaya yang menjadikan Semeru sebagai icon dan pusat kegiatan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sekolah Alam Raya dalam rangkaian Festival Literasi Semeru UMSurabaya 2022 melibatkan puluhan anak pengungsian darurat di lereng Gunung Semeru, LumajangSekolah Alam Raya dalam rangkaian Festival Literasi Semeru UMSurabaya 2022 melibatkan puluhan anak pengungsian darurat di lereng Gunung Semeru, Lumajang

Selain Sekolah Alam Raya, serangkaian kegiatan juga dilakukan seperti Pameran Anggrek Virtual, pemeriksaan kesehatan hingga lomba fotografi.

Agenda literasi ini merupakan program lanjutan kampus yang ada di Semeru. Tercatat sejak bencana di Semeru, UMSurabaya sudah terlibat aktif dalam penanganan kebencanaan, baik psikososial, edukasi, kesehatan dan agenda-agenda lain.

"Melalui festival ini kita ingin semakin meningkatkan kepedulian kita pada Semeru dan menegaskan bahwa Semeru adalah bagian penting dari Indonesia," papar dia.

Sekolah Alam Raya dalam rangkaian Festival Literasi Semeru UMSurabaya 2022 melibatkan puluhan anak pengungsian darurat di lereng Gunung Semeru, LumajangSekolah Alam Raya dalam rangkaian Festival Literasi Semeru UMSurabaya 2022 melibatkan puluhan anak pengungsian darurat di lereng Gunung Semeru, Lumajang

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara siswa kelas 6 SD Sumber Mujur, Rafael Maulana Ibra mengaku lebih menyukai kegiatan di alam, karena berbeda dengan belajar di kelas.

"Kalau di kelas bosen, kalau di luar begini enak," ujarnya.

Selain kegiatan tersebut, UMSurabaya juga menggelar Gerakan Semeru Sehat yang juga rangkaian kegiatan FLS 2022 itu. Dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut, warga mendapatkan minyak goreng 2 liter kemasan botol secara gratis.

Sekolah Alam Raya dalam rangkaian Festival Literasi Semeru UMSurabaya 2022 melibatkan puluhan anak pengungsian darurat di lereng Gunung Semeru, LumajangSekolah Alam Raya dalam rangkaian Festival Literasi Semeru UMSurabaya 2022 melibatkan puluhan anak pengungsian darurat di lereng Gunung Semeru, Lumajang

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.