Selasa, 16 Jun 2026 01:39 WIB

Belasan Kali Beraksi, Pasutri Spesialis Copet di Surabaya Diringkus

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 22 Mar 2022 12:43 WIB
Pasutri pencopet di Surabaya saat diamankan di Polsek Asemrowo. (Foto: Polsek Asemrowo/jatimnow.com)
Pasutri pencopet di Surabaya saat diamankan di Polsek Asemrowo. (Foto: Polsek Asemrowo/jatimnow.com)

Surabaya - Pasangan suami istri (Pasutri) di Surabaya diringkus Unit Reskrim Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya setelah tepergok mencopet di pasar pagi Tugu Pahlawan. Keduanya kini sudah ditetapkan tersangka dan ditahan.

Pasutri itu adalah Abdul Ghofar (53) dan Zainah Munah (52), warga Jalan Kemayoran Baru DKA, Surabaya. Dari tangan keduanya, polisi menyita sebuah dompet wanita berisi uang Rp716 ribu, handphone Samsung A50, dan tas slempang wanita milik tersangka.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kapolsek Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan menjelaskan, penangkapan terhadap pasutri tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari masyarakat jika ada copet yang kerap beraksi di daerah Asemrowo.

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, Pasutri pelaku copet itu akhirnya dapat teridentifikasi. Dan pada Minggu (13/3/2022) pagi lalu, tim reskrim yang melakukan pengintaian mendapati kedua pelaku sedang beraksi di pasar pagi Tugu Pahlawan.

"Kedua tersangka ini saat itu diketahui anggota kami sedang mencopet dompet dan juga HP milik salah satu pembeli barang di pasar pagi Tugu Pahlawan. Anggota kami yang memang sudah melakukan penyelidikan dari awal, langsung menangkap keduanya," jelas Hari, Selasa (22/3/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Saat diamankan, Pasutri itu akhirnya tak dapat berkutik. Mereka mengakui perbuatannya. Bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek untuk diperiksa.

Dalam pemeriksaan terungkap, Pasutri tersebut mengaku sudah belasan kali melakukan pencopetan. Selain di pasar pagi Tugu Pahlawan, juga beraksi di wilayah Asemrowo.

"Pengakuannya sudah lebih dari 12 kali. Seingatnya begitu. Modusnya itu pura-pura beli barang sambil mengawasi targetnya atau korbannya. Setelah lengah, langsung dicopet. Hasil mencopet katanya buat kebutuhan sehari-hari," papar Hari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saat ini kasusnya masih kami kembangkan dan dalami lagi, untuk mencari tahu kemungkinan korban atau TKP lainnya," tambahnya.

Dari kasus ini, korban Windihati (57), warga Ngagel Tirto, Surabaya mengalami kerugian hingga Rp4,5 juta. Sebab selain uang, handphone miliknya juga turut dicopet oleh Pasutri tersebut.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.