Senin, 22 Jun 2026 04:40 WIB

Sederet Langkah Khofifah Dukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat rapat afirmasi Bangga Buatan Indonesia secara virtual (Foto-foto: Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat rapat afirmasi Bangga Buatan Indonesia secara virtual (Foto-foto: Humas Pemprov Jatim)

Surabaya - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan pada seluruh bupati/walikota di wilayahnya untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Hal tersebut disampaikan Khofifah dalam rakor virtual bersama bupati dan walikota se Jatim secara virtual di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (21/3/2022).

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Dalam rapat afirmasi Bangga Buatan Indonesia itu, Khofifah meminta seluruh kepala daerah di Jatim mengoptimalkan potensi Rp 26,8 triliun belanja pengadaan barang dan jasa, dialokasikan untuk UMKM dan Produk Dalam Negeri.

Disampaikan Khofifah, ada target yang ditetapkan oleh pemerintah dalam Gerakan Nasional BBI dalam bentuk pengadaan barang dan jasa dengan total sebesar Rp 400 triliun. Dari jumlah itu, sebanyak Rp 200 triliun diharapkan disumbang dari anggaran APBD se Indonesia.

"Jatim berkomitmen mendukung Gerakan Nasional BBI. Kami di Jatim berupaya untuk merealisasikan dan mengimplementasikan bersama seluruh kepala daerah di Jatim agar memaksimalkan pengadaan barang dan jasa menggunakan produk UMKM dan Koperasi," tegas dia.

Sebagai wujud implementasi dukungan Gerakan Nasional BBI, Khofifah meminta pada seluruh bupati dan walikota di Jatim untuk mengalokasikan minimal 40% pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBD dilakukan dengan membelanjakan produk dalam negeri khususnya produk UMKM dan koperasi.

"Kita sudah menyusun rencana aksi untuk memastikan komitmen Gerakan Nasional BBI di Jatim. Pertama, kepala daerah segera menetapkan Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN)," ungkapnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat rapat afirmasi Bangga Buatan Indonesia secara virtualGubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat rapat afirmasi Bangga Buatan Indonesia secara virtual

"Kedua, kepala daerah memastikan minimal 40% alokasi pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBD menggunakan produk dalam negeri serta Koperasi dan UMKM (K-UMKM), dan telah masuk dalam Sistem Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) paling akhir 31 Maret 2022," tambah Khofifah.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Dan yang ketiga, KPA dan PPK di masing-masing perangkat daerah harus menggunakan produk dalam negeri sejak penyusunan spesifikasi teknis. Serta keempat, setiap pemda harus memfasilitasi UMKM dan Koperasi yang ada di Jatim untuk masuk dalam toko daring dengan target penambahan yang terukur, misalnya 500 UMKM.

"Kita sudah punya aplikasi yang namanya Jatim Belanja Online (Jatim Bejo). Jatim Bejo akan menjadi tools yang menghubungkan produk Koperasi-UMKM (K-UMKM) dalam memenuhi demand pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBD. Bahkan saat ini telah terdaftar 2.295 UMKM yang berpartisipasi pada program Jatim Bejo," tegas Khofifah.

Dalam memaksimalkan komitmen ini, pekan lalu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim juga telah berkordinasi dengan berbagai asosiasi agar para pelaku usaha dapat berpartisipasi pada toko daring.

Berdasarkan data terupdate, sampai dengan saat ini telah terdaftar 168 Koperasi-UMKM yang telah dikurasi oleh asosiasi.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Tentunya dari jumlah itu, Koperasi-UMKM yang sudah memenuhi standar dapat langsung masuk pada toko daring untuk pengadaan barang jasa di lingkungan Pemprov Jatim. Sedangkan yang belum memenuhi akan dilakukan pendampingan dan pembinaan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UMKM.

Gerakan Nasional BBI menjadi salah satu trigger pemulihan ekonomi dan menjadi wujud nyata implementasi ekonomi kerakyatan.

Peningkatan penggunaan produk dalam negeri di Jatim pada Tahun 2022 ini diperkirakan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 5,0 sampai 5,8 persen dan menjadi wujud nyata semangat Optimisme Jatim Bangkit Tahun 2022.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat rapat afirmasi Bangga Buatan Indonesia secara virtualGubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat rapat afirmasi Bangga Buatan Indonesia secara virtual

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.