Senin, 08 Jun 2026 00:58 WIB

Warga Mengeluh Banyak Jalan Rusak di Ponorogo

Jalan rusak dan bergelombang di wilayah Kabupaten Ponorogo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Jalan rusak dan bergelombang di wilayah Kabupaten Ponorogo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Jalan-jalan di Kabupaten Ponorogo rusak parah. Tidak hanya di pinggiran, kerusakan jalan juga terlihat di tengah kota. Bahkan di depan kantor Bupati Ponorogo jalan juga rusak parah.

Sebut saja di Jalan Sultan Agung, Jalan Alun-Alun utara, Jalan Jaksa Agung, Jalan Diponegoro, serta Jalan Gajah Mada. Untuk yang pinggir kota ada di Jalan Raya Ponorogo-Magetan.

Baca Juga: Warga Wonanti Trenggalek Tanam Pohon Pisang Protes Jalan Rusak Belasan Tahun

Sayid Asfari warga di sekitar Jalan Raya Ponorogo-Magetan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur bercerita bahwa korban kecelakaan akibat jalan yang rusak parah juga terus berjatuhan.

"Gak cuma sekali dua kali. Tigapuluhan orang jatuh itu ada kok. Ada yang patah tulang. Parah pokoknya. Saya bantu sampai mengantar ke rumah sakit juga," ujarnya, Senin (21/3/2022).

Menurutnya, kerusakan jalan sangat parah. Karena jalan yang berlubang saja ukurannya bisa sampai 20 centimeter.

Warga lain, Yusti Pamsi mengatakan kapok melewati Jalan Raya Ponorogo-Magetan. Dia yang bekerja sebagai ASN di salah satu Puskesmas di Kabupaten Madiun harus melintasi jalan setempat.

Baca Juga: Warga Kediri Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak karena Tak Kunjung Diperbaiki

"Tapi kalau masuk ke Kabupaten Madiun jalan mulus banget. Berbeda dengan di Ponorogo, 'jeglongan sewu' (banyak jalan berlubang)," tegasnya.

Kejadian tidak menyenangkan juga dialami oleh penjual makanan online Adhifa. Dia yang harus mengantar jualannya ketika melintasi jalan-jalan di pusat kota harus berhati-hati. Pasalnya, jika tidak hati-hati, bisa saja makanan yang dia antar hancur tidak berbentuk.

"Jalannya parah banget. Apalagi yang Jalan Sultan Agung. Sampek bingung aku memilih jalan yang mulus," akunya.

Baca Juga: 8 Poin Hasil Rakor Jalan Rusak akibat Truk Muatan Milik PT Semen Imasco Asiatic

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Henry Indrawardhana menyebut Ponorogo mempunyai jalan kabupaten sepanjang 916 kilometer dan poros desa 600 kilometer. Totalmya ada 1.500 kilometer Jalan.

Dia menjelaskan dari 1.500 kilometer jalan itu, yang tidak rusak hanya 45,21 persen atau 678 kilometer. Sedangkan sisanya, 54,79 persen atau 822 kilometer rusak.

"Ya ini masih terus perbaikan. Kami tambal ruas jalan yang dinilai membahayakan. Kemarin sudah menambal seperti di Jabung, Jeruksing," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.