Selasa, 16 Jun 2026 04:04 WIB

Tujuan Relawan Pasang Baliho '2024 Ikut Pak Jokowi' di Surabaya

Baliho '2024 Ikut Pak Jokowi' yang terpasang di tepi Jalan Mayjen Prof. Dr. Moestopo, Surabaya (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Baliho '2024 Ikut Pak Jokowi' yang terpasang di tepi Jalan Mayjen Prof. Dr. Moestopo, Surabaya (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Koordinator Forum Jokowi Jatim Aven Januar merespon berdirinya baliho bertuliskan 'Satu Komando #2024 Ikut Pak Jokowi' di tepi Jalan Mayjen Prof. Dr. Moestopo, Surabaya.

Menurut Aven, pemasangan baliho itu untuk menunjukkan kepada publik bahwa relawan Jokowi masih ada. Katanya, juga untuk menjaga kesolidan para relawan dan tetap pada satu instruksi atau perintah langsung dari Presiden RI itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Oleh Pak Jokowi, relawan diminta solid dan dalam satu barisan menunggu instruksi beliau untuk persoalan dukungan di Pilpres 2024," ujar Aven kepada jatimnow.com, Jumat (18/3/2022).

Baca juga:  Baliho '2024 Ikut Pak Jokowi' Terpasang di Surabaya, Menurut Anda?

Selain itu, tujuannya juga agar para relawan ini tidak merasa terombang-ambing dan pecah terhadap salah satu calon, mengingat suhu politik saat ini sudah mulai memanas.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Betul, agar tidak diombang-ambingkan dukungan pada capres tertentu," tegas Aven.

Terkait tulisan 'Satu Komando #2024 Ikut Pak Jokowi', Aven meminta semua pihak untuk tidak salah menafsirkan. Sebab relawan di Jatim juga tidak sepakat bila Jokowi melanjutkan kepemimpinannya pada 2024 atau tiga periode, dengan adanya penundaan pilpres.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kalo melanjutkan tidak. Karena sudah beberapakali secara tegas menyatakan menolak perpanjangan masa jabatan presiden maupun melanjutkan di periode ketiga. Karena menurut Pak Jokowi itu melanggar konstitusi," tegas dia.

"Saya rapatnya tidak ikut. Tapi disepakati karena seruan di baliho bersifat netral dan memang sudah jadi seruan bersama seluruh elemen eks relawan dan pendukung Jokowi," tandas Aven.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.