Sabtu, 20 Jun 2026 23:39 WIB

Pemkab Ponorogo Simpan Ratusan Benda Purbakala di Komplek Kelurahan Kertosari

Balai penyelamatan benda purbakala di komplek Kelurahan Kertosari. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Balai penyelamatan benda purbakala di komplek Kelurahan Kertosari. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus berupaya menyelamatkan berbagai benda purbakala yang ditemukan agar situs cagar budaya tersebut dapat dirawat dan tidak hilang.

Saat ini, ratusan benda purbakala itu disimpan di ruangan seluas 5x5 meter di komplek Kantor Kelurahan Kertosari, Jalan Ukel, Ponorogo.

Baca Juga: SIG Jaga Lukisan Purbakala Tertua Dunia di Tengah Lahan Tambang

"Kami punya balai penyelamatan benda cagar budaya. Letaknya memang di komplek kantor kelurahan Kertosari, jalan Ukel Ponorogo," ujar Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora), Judha Slamet Sarwo, Jumat (18/3/2022).

Meski disimpan secara layak, Judha mengakui bahwa balai penyelamatan benda cagar budaya tersebut belum dapat dikatakan sebagai museum.

"Namun masih dikatakan layaklah untuk menyimpan benda-benda sejarah di masa lalu," katanya.

Baca Juga: Kolaborasi Pemkot Surabaya dan IFG Life Hidupkan Gedung Singa dengan Teknologi Imersif

Menurutnya, di lokasi sudah ada ratusan benda purbakala yang tersimpan di balai penyelamatan benda cagar budaya. Jika dilihat dari banyaknya penemuan, benda-benda purbakala itu kaya akan nilai sejarah yang menceritakan Ponorogo di masa lalu.

Judha menyebut masih ada potensi penemuan lagi mengingat luasnya wilayah Ponorogo, seperti di Goa Lowo, Kecamatan Sampung.

"Benda-benda peninggalan itu sebagai bukti empiris sejarah, sehingga sudah selayaknya disimpan di balai penyelamatan," paparnya.

Baca Juga: IFG Life Hidupkan Warisan Sejarah Gedung Singa dengan Teknologi Modern

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, lanjutnya, berencana membuat monumen Reog. Sehingga benda-benda purbakala itu bisa dipindahkan ke museum peradaban.

"Yang bakal satu komplek dengan museum Reog," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.