Rabu, 17 Jun 2026 10:00 WIB

Jalan Rusak Akibat Proyek TPA di Jombang, DPRD Minta Polisi dan Dishub Bertindak

Kondisi jalan rusak akibat kendaraan proyek TPA di Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kondisi jalan rusak akibat kendaraan proyek TPA di Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Rusaknya jalan penghubung antara Desa Denanyar dan Banjardowo, Kecamatan Jombang tepat di Dusun Sumbernongko dan Dangret, akibat aktivitas kendaraan proyek pembangunan TPA, mendapat sorotan dari ketua DPRD Jombang.

Ketua DPRD Jombang, Masud Zuremi mengatakan, kondisi hujan saat ini memang memicu rusaknya sejumlah ruas jalan. Namun menurutnya, wakil rakyat juga sering mendapat laporan jika kerusakan jalan di desa-desa diakibatkan kendaraan proyek.

Baca Juga: Pemkab Jombang, Nganjuk dan Kediri Lobi Pusat Terkait Rencana Flyover Mengkreng

"Ada informasi dan laporan terkait dengan infrastruktur jalan itu rusak, karena dilewati kendaraan proyek-proyek besar," jelas Masud, Kamis (17/3/2022).

Baca juga:  Aktivitas Proyek TPA di Jombang Dikeluhkan Warga: Bikin Jalan Rusak dan Berdebu

Masud menegaskan bahwa proyek besar itu merupakan bentuk kerjasama antara Pemkab Jombang dengan Pemprov Jatim maupun bantuan-bantuan dari pemerintah pusat. Sehingga harus tetap memperhatikan konstruksi jalan wilayah yang ada di kabupaten.

"Kami berharap ketika melintasi jalan di Jombang harap memperhatikan tonase," pinta dia.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Politisi PKB ini menegaskan, bila memang kendaraan transportasi tersebut tidak memperhatikan rambu atau tonase, aparat penegak hukum (APH) dimintanya bertindak tegas.

Ketua DPRD Jombang, Masud ZuremiKetua DPRD Jombang, Masud Zuremi

"Ketika yang dimuat melebihi tonase, konstruksi jalan, maka saya harapkan APH, baik kepolisian yakni lantas (polisi lalu linta) maupun dishub dan Satpol PP harus tegas tidak boleh masuk kendaraan itu," terangnya.

Baca Juga: Menko Pangan Tinjau MBG di Jombang, Dorong Percepatan Distribusi ke Sekolah Agama

Dan bagi perusahaan atau pemilik sarana transportasi kendaraan berat yang menjadi pemicu rusaknya jalan kabupaten, maka perusahaan itu harus bertanggungjawab.

"Harus bertanggungjawab, dalam bentuk memberikan bantuan, membangun dan minimal itu memelihara kerusakan-kerusakan itu. Ini harapan kami," tambah Masud.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.