Selasa, 16 Jun 2026 10:39 WIB

Singgung Jasa Setrika Keliling, Bupati Ipuk: Inovasi Jadi Kunci

  • Penulis :
  • | Rabu, 16 Mar 2022 17:25 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam Musrenbang membahas RKPD. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam Musrenbang membahas RKPD. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rabu (16/3/2022).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, menyebut inovasi menjadi hal yang wajib dilakukan seluruh jajaran. Ada banyak contoh, kata Ipuk, bila tidak mau berinovasi, pasti akan ditelan zaman.

Baca Juga: Pemenang Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Ternyata Jebeng Banyuwangi 2019

"Kemarin saya lihat di media sosial, ada ibu-ibu yang keliling menawarkan jasa Palugada (apa yang lu minta, gua ada). Naik motor, tidak hanya jual dagangan, juga bawa mesin cuci dan setrika buka jasa laundry dan setrika keliling," beber Ipuk.

"Ini menunjukkan di segala situasi kita harus kreatif, tetap berinovasi, untuk bertahan hidup. Dalam konteks laundry keliling tadi, apa pelajarannya? Perbanyak jemput bola ke masyarakat," imbuhnya.

Ipuk menambahkan, birokrasi harus sama responsifnya dengan dunia usaha dalam merespons perubahan perilaku masyarakat. Dia mencontohkan bagaimana kantor-kantor bank tutup dan semakin berkurangnya transaksi perbankan melalui ATM. Sebab, masyarakat terus beralih ke layanan digital. Bila ada bank yang tak mengembangkan layanan digital, pasti bakal ditinggalkan konsumen.

"Lebih dari 2.500 kantor cabang bank ditutup beberapa tahun terakhir. Bukan karena bangkrut, tapi karena semakin sepi, orang beralih ke transaksi digital banking. Demikian pula penggunaan ATM yang semakin susut. Makin jarang orang antre di ATM. Semua transaksi via handphone," ujar Ipuk.

"Dari fenomena-fenomena tadi, kita semua bisa melihat betapa zaman sudah sangat berubah. Kita harus bersiap dan cepat beradaptasi," imbuh alumnus Universitas Negeri Jakarta tersebut.

Belajar dari fenomena perubahan-perubahan tersebut, Ipuk mengatakan skala prioritas Banyuwangi ke depan juga harus mengikuti perubahan zaman.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dibuka Juli 2025, Ini Persiapannya

"Ada enam skala prioritas pembangunan yang akan kita kerjakan ke depan. Digitalisasi adalah salah satunya," kata Ipuk.

Keenam prioritas pembangunan tersebut adalah, percepatan tranformasi digital di sektor pertanian, pariwisata, dan UMKM; penguatan ketahanan kesehatan masyarakat; serta pembangunan infrastruktur terintegrasi untuk membuka kesempatan kerja baru.

Prioritas lainnya adalah peningkatan SDM unggul, otomatisasi layanan publik, serta penguatan harmoni sosial kemasyarakatan," jelasnya.

"Kami juga akan mengakomodasi aspirasi hasil musrenbang perempuan, anak, dan disabilitas agar daerah ini lebih ramah dan nyaman pada mereka," imbuh Ipuk.

Baca Juga: Bupati Ipuk Ajak Ikawangi Perkuat Soliditas Membangun Banyuwangi

Musrenbang ini dihadiri pula Kepala Bakorwil V Jember, Imam Hidayat; dan Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Bappeda Provinsi Jawa Timur, Andhika Herlambang.

Imam hidayat menilai Banyuwangi sebagai daerah yang inspiratif.

"Apa yang dilakukan Banyuwangi sudah on the track. Berbagai program yang dilakukan selalu menginspirasi banyak daerah," kata Imam.

Turut hadir Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliono, M. Ali Mahrus, dan Michael Edy Hariyanto. Juga sejumlah ormas, NGO, PKK, akademisi, dan instansi vertikal, dan seluruh OPD, dan perangkat desa.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.