Kamis, 18 Jun 2026 13:36 WIB

Kurir Disergap Polisi di Surabaya saat Ambil Sabu Kiriman Bandar Penghuni Lapas

Kurir sabu suruhan bandar penghuni lapas (tengah) - (Foto-foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)
Kurir sabu suruhan bandar penghuni lapas (tengah) - (Foto-foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)

Surabaya - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya meringkus pemuda asal Warugunung, Karang Pilang, kota setempat yang terlibat peredaran narkoba jaringan narapidana salah satu lembaga pemasyarakatan (lapas).

Pemuda berinisial TPS (28) itu bertugas sebagai kurir. Dia diringkus di rumahnya usai mengambil ranjauan paket sabu sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (7/2/2022).

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Saat digeledah ditemukan barang bukti 14,5 gram sabu lengkap dengan pipet, kartu ATM dan handphone terbungkus kotak kecil, yang dilakban.

"Barang bukti itu disimpan di dalam kotak yang dilakban coklat," ujar Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri, Senin (14/3/2022).

Barang bukti titipan bandar penghuni lapas yang diambil sang kurirBarang bukti titipan bandar penghuni lapas yang diambil sang kurir

Daniel menjelaskan, dari hasil interogasi, tersangka mengaku jika paket sabu itu didapat dengan cara ranjau atas perintah salah satu bandar yang masih mendekam dalam lapas.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Bandar tersebut berinisial JF. Pelaku diminta mengambil ranjauan tersebut di Jalan Arjuna, Surabaya, untuk diranjau kembali," paparnya.

Namun sebelum TPS mendapatkan perintah lanjutan dari sang bandar, tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya terlebih dahulu melakukan penyergapan.

"Dari pengakuannya, sekali meranjau mendapatkan komisi uang jutaan rupiah," tandas Alumni Akpol Tahun 2004 itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.