Rabu, 17 Jun 2026 07:50 WIB

Warga Tulungagung Temukan Arca Naga di Lokasi Temuan Situs Dwarapala

Temuan arca naga di Sumbergempol, Tulungagung. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Temuan arca naga di Sumbergempol, Tulungagung. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Warga Dusun Ngadirogo, Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung kembali menemukan arca. Mereka menemukan sebuah arca berkepala naga saat sedang menggali tanah untuk keperluan pembangunan gudang masjid setempat.

Lokasi temuan arca tersebut sama dengan penemuan arca Dwarapala awal Maret ini. Dugaan kedua arca ini merupakan bagian dari sebuah bangunan suci atau candi, yang diperkirakan berasal dari zaman Kerajaan Majapahit.

Baca Juga: SIG Jaga Lukisan Purbakala Tertua Dunia di Tengah Lahan Tambang

Yasin, salah seorang warga menerangkan, arca berkepala naga ini ditemukan dua hari setelah Arca Dwarapala. Awalnya mereka hanya mengumpulan sejumlah batuan yang dirasa aneh saat melakukan penggalian. Warga lalu membersihkan batuan tersebut dan mulai mengamatinya. Setelah diamati mereka mencoba merangkai batuan ini, yang kemudian membentuk sebuah arca dengan kepala Naga.

Baca juga: Warga Tulungagung Temukan Arca Dwarapala saat Bangun Gudang Masjid

"Arca naga ini ditemukan tidak dalam kondisi utuh, berserakan begitu, setelah dibersihkan dan dirangkai ternyata bentuknya seperti ini," ujarnya, Senin (14/03/2022).

Pamong Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Winarto menjelaskan, dari hasil pengukuran arca naga ini mempunyai panjang total 126 sentimeter, dengan lebar 22 sentimeter. Arca tersebut merupakan temuan kedua di lokasi yang sama.

Mereka telah melaporkan temuan kedua arca ini ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. Nantinya BPCB Jawa Timur akan menerjunkan tim untuk keperluan survei dan rekomendasi eskavasi.

Baca Juga: Situs Mejo Miring di Blitar Dirusak, Videonya Viral di Medsos

"Ini kita masih menunggu kapan tim akan datang, tapi temuan ini sudah kami laporkan," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Tulungagung, Trijono mengungkapkan bahwa arca naga ini diduga merupakan bagian dari ornamen sebuah candi. Dari hasil pengamatan tidak ditemukan adanya lubang pada bagian mulut arca tersebut. Jika terdapat lubang maka arca ini merupakan Jaladwara pada bagian candi.

"Tapi karena tidak ada lubang dugaannya arca naga ini bagian dari tangga pintu masuk candi," tuturnya.

Baca Juga: Antisipasi Potensi Kerusuhan, Pemkab Tulungagung Gelar Rapat Koordinasi

Lokasi penemuan arca dan batu bata kuno di Sumbergempol, Tulungagung.Lokasi penemuan arca dan batu bata kuno di Sumbergempol, Tulungagung.

Dugaan keberadaan adanya sebuah candi di lokasi temuan, semakin menguat berdasarkan temuan batu bata kuno. Banyak batu bata kuno yang biasa digunakan untuk pembangunan candi di sekeliling temuan kedua arca tersebut. Beberapa batu bata tersebut mempunyai garis sulur seperti ornamen candi.

"Dugaan ini juga memperkuat kesaksian sejumlah warga yang menyaksikan adanya beberapa arca pada zaman dulu, namun arca tersebut ditimbun kembali," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.