Sabtu, 20 Jun 2026 21:18 WIB

Toni Ho Mundur Usai Persedikab Kediri Gagal Promosi Liga 2

Toni Ho saat menghadiri press conference. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Toni Ho saat menghadiri press conference. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

Gresik - Pelatih kepala Persedikab Kediri Toni Ho secara resmi menyatakan dirinya mundur dari jabatan pelatih kepala Persedikab Kediri. Keputusan tersebut diambil Toni setelah timnya gagal merebut tiket promosi ke Liga 2.

Dalam sesi press conference babak 16 besar Liga 3 Nasional Grup AA, setelah timnya dikalahkan Deltras Sidoarjo dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Sabtu (12/3/2022), Toni Ho mengatakan jika kegagalan Persedikab Kediri lolos ke Liga 2 adalah tanggung jawab dirinya sebagai pelatih kepala.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Kekalahan ini menjadi tanggung jawab saya. Dan pada kesempatan ini saya juga menyatakan diri mundur dari Persedikab Kediri," kata Toni Ho.

Toni melanjutkan jika selama ini para pemainnya juga sudah berusaha bermain maksimal. Hanya saja ia mengakui jika timnya harus bertemu tim sesama Jawa Timur khususnya Deltras, memang tidak mudah.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Pemain sudah berusaha maksimal. Mereka telah berjuang hingga akhir pertandingan, saya menghormati itu," ucapnya.

Di babak 16 besar, Persedikab berada di Grup AA bersama PSDS Deli Serdang yang tampil sebagai juara grup, kemudian Deltras Sidoarjo (runner up), dan PS Pelembang yang finis diposisi juru kunci.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Babak 16 besar Liga 3 Nasional musim ini dibagi menjadi 4 grup yang dimainkan di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik dan Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Sesuai regulasi, ada 8 kuota yang diperebutkan tim Liga 3 untuk bisa bepromosi ke Liga 2. Dengan begitu juara grup dan runner up berhak mendapatakan tiket promosi ke Liga 2 musim depan.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.