Minggu, 14 Jun 2026 07:39 WIB

Banjir Jombang Meluas, Ratusan Rumah di Kecamatan Kudu Terendam

Genangan air yang merendam jalanan kampung dan rumah warga di Dusun Pagendingan, Desa Tapen, Kecamatan Kudu. (Foto: Camat Kudu/jatimnow.com)
Genangan air yang merendam jalanan kampung dan rumah warga di Dusun Pagendingan, Desa Tapen, Kecamatan Kudu. (Foto: Camat Kudu/jatimnow.com)

Jombang - Banjir yang merendam rumah warga di Kabupaten Jombang, kian meluas. Genangan air juga terjadi di 4 desa yang ada di Kecamatan Kudu.

Akibatnya, ratusan warga mengungsi di gedung-gedung yang aman dari air.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Camat Kudu, Agus Sholihudin menjelaskan, air menggenangi rumah warga dan jalanan kampung sejak Kamis (10/3/2022) malam.

Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, 7 Desa di Kecamatan Ploso Jombang Terendam Banjir

Di Kecamatan Kudu, sedikitnya 4 desa yang terdampak banjir ini. Yakni Desa Tapen, Bakalanrayung, Sidokaton dan Kudu Banjar.

“Yang paling parah itu di Dusun Pagendingan, Desa Tapen, ada 175 KK yang mengungsi di sana sejak Kamis malam,” terang Agus, Jum'at (11/3/2022).

Lebih lanjut ia menjelaskan, air setinggi 60 hingga 80 sentimeter sejak Kamis malam bertambah naik. Bahkan, air juga memasuki pemukiman warga.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

“Sehingga warga tidak bisa tidur dan mulai mengungsi,” kata Agus.

Kondisi ini, sambung Agus, membuat warga harus mengungsi di SDN Tapen dan kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kudu, untuk sementara waktu sembari menunggu air surut.

Namun, turunnya debit air berlangsung sangat lambat. Sehingga warga memilih bertahan di lokasi pengungsian.

"Masih di pengungsian, karena surutnya air memang lambat, ya semoga cepat surut,” harapnya.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Agus mengaku, kondisi genangan air di 3 desa lainnya, tak sampai memasuki pemukiman. Air hanya menggenangi jalan dan area persawahan. Warga pun masih bertahan di rumahnya.

“Yang agak dalam di Dusun Roworejo, Desa Bakalanrayung, tapi tidak separah di Pagendingan, warga juga masih di rumahnya sendiri,” tukas Agus.

Perlu diketahui, berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Jombang, banjir semakin meluas hingga di 17 desa yang tersebar di 6 Kecamatan. Yakni, Kecamatan Sumobito, Ploso, Mojoagung, Tembelang, Peterongan, dan Kudu.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.