Selasa, 23 Jun 2026 18:35 WIB

Penipuan Perbankan Zaman Now, Tumpuk Nomor Rekening lalu Kuras Uang

  • Penulis :
  • | Selasa, 06 Mar 2018 15:29 WIB
Tersangka Hesti saat ditangkap di BRI Unit Karangrejo Banyuwangi. (Foto: Hafiluddin Ahmad)
Tersangka Hesti saat ditangkap di BRI Unit Karangrejo Banyuwangi. (Foto: Hafiluddin Ahmad)

jatimnow.com – Polre Banyuwangi berhasil mengungkap penipuan perbankan zaman now. Sebab, modus yang dilakukan oleh tersangka Hesti (24), warga asal Kelurahan Mandar, Banyuwangi terbilang baru. Ia bersama komplotannya menumpuk nomor rekening dan selanjutnya digunakan untuk menguras uang di bank.

Penipuan perbankan jaman now ini terungkap berkat kerjasama antara tim Satuan Sabhara dan Satuan Reskrim. Pelaku berhasil ditangkap saat hendak membuat rekening di BRI Unit Karangrejo.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Kasat Sabhara Polres Banyuwangi, AKP Basori Alwi mengatakan, setelah diinterogasi pelaku memiliki rekening atas namanya sendiri sebanyak 10 rekening. Selain itu, pelaku juga mengajak orang lain untuk direkrut dengan iming-iming investasi. Tercatat, telah ada beberapa korban dan diantaranya asal Rogojampi, Kabat, dan Wongsorejo.

“Yang 10 itu rekening atas namanya sendiri. Pelaku juga mengajak orang lain untuk membuat rekening dengan dalih ditawari investasi yang kemudian dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan. Setidaknya ada 15 orang yang ditawari dan dimintai KTP untuk membuka rekening baru,” terang AKP Basori kepada sejumlah wartawan di BRI Unit Karangrejo, Selasa (6/3/2018).

Untuk menggaet korban, pelaku mengajak calon anggotanya untuk membuka rekening baru atas namanya masing-masing dengan diberi modal sebesar Rp 1 juta. Setelah rekening itu jadi, pelaku meminta buku tabungan korban beserta ATM nya.

“Agar mau menuruti permintaan pelaku, korban diganti dengan uang Rp 125 ribu. Persoalan kemudian terjadi di keesokan harinya, saat korban mendapat telfon dari seseorang yang lain yang telah tertipu dengan menggunakan nomor rekening korban,” imbuh Basori.

Dalam ungkap kasus ini, lanjut Basori, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak karyawan BRI setelah mendapatkan pengaduan dari nasabah yang rekeningnya disalah gunakan.

“Akhirnya, warga yang namanya terdaftar dalam buku rekening yang dibuat menipu itu, melapor ke BRI dan menindak lanjuti kepada kami,” ujarnya.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Sementara itu, Kasat Reskrim, AKP Sodiq Effendi menambahkan, ada beberapa korban yang mengaku rekeningnya telah mendapatkan transferan sejumlah uang. Bahkan, dalam sehari hingga tercatat telah ada transaksi sebanyak 153 kali.

“Dalam rekening atas nama N warga Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, ada transferan dana Rp 96 juta. Di rekening V asal Desa Kaotan, masuk Rp 41 juta. Itu belum di rekening yang lain,” ungkap Sodik.

Dalm hal ini, Hesti tidak bekerja sendiri. Dugaan sementara wanita 24 tahun ini hingga berani merekrut orang lain untuk membuka rekening atas perintah TR yang saat ini masih dalam penyelidikan. Informasinya TR bekerjasama dengan SM, asal Sulawesi Selatan yang keduanya memiliki hubungan khusus.

“Kasus ini sedang kita dalami termasuk mencari TR. Modus penipuannya jelas dan aliran uangnya cukup besar. Ada dugaan ini jaringan dari luar pulau,” tandasnya.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.