Minggu, 21 Jun 2026 14:27 WIB

Guru Besar UK Petra Surabaya Teliti Limbah Abu Terbang PLTU Jadi Pengganti Semen

Guru Besar UK Petra Surabaya, Prof. Antoni yang melakukan penelitian (Foto: Humas UK Petra for jatimnow.com)
Guru Besar UK Petra Surabaya, Prof. Antoni yang melakukan penelitian (Foto: Humas UK Petra for jatimnow.com)

Surabaya - Guru Besar Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya Prof. Antoni melakukan penelitian terkait limbah abu terbang atau fly ash yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebagai pengganti semen pada beton.

"Jika dibuang begitu saja, dibiarkan menumpuk dan tidak diolah, limbah abu terbang atau fly ash ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan secara masif," ujar Prof. Antoni di Surabaya, Kamis (10/3/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dosen peraih Best Paper di Konferensi Internasional di Singapore ini menyebut bahwa pemanfaatan limbah abu terbang secara konsisten akan mengurangi masalah lingkungan, sekaligus mengurangi penggunaan semen, di mana proses produksinya juga menghasilkan gas karbon dioksida yang meningkatkan efek rumah kaca.

"Pemanfaatan semen yang efisien dan efektif, disertai dengan pemanfaatan limbah abu terbang sebagai material pengganti sebagian semen, mampu menghasilkan mutu beton yang baik dan tahan lama serta mempunya nilai ekonomis tinggi," ujar Antoni.

Sebagai gambaran, di Tahun 2021 saja jumlah limbah fly ash yang dihasilkan di Indonesia berjumlah tidak kurang dari 8,7 juta ton per tahun, sedangkan yang di daur ulang hanya 10 persen saja.

Semula memang fly ash dikategorikan sebagai material B3. Namun sesuai dengan PP nomor 22 Tahun 2021, fly ash tidak lagi dikategorikan sebagai limbah berbahaya.

Guru Besar UK Petra Surabaya, Prof. Antoni yang melakukan penelitianGuru Besar UK Petra Surabaya, Prof. Antoni yang melakukan penelitian

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Maka dari itu saya meneliti lebih jauh bagaimana caranya mendaur-ulang Fly Ash ini agar bisa menjadi bahan baku beton yang berkualitas dengan mengurangi bahan semennya," ujar profesor yang akan dikukuhkan UK Petra pada 11 Maret yang akan datang.

Dalam pengukuhannya sebagai guru besar dalam Bidang Ilmu Teknik Sipil di UK Petra, Antoni berorasi tentang Potensi Abu Terbang Sebagai Material Sementisius dalam Pembuatan Beton Rendah Semen.

Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Laboratorium Beton dan Konstruksi UK Petra tersebut ingin menekankan bahwa jika ingin memanfaatkan fly ash khususnya dari PLTU maka perlu juga memahami dengan baik kualitasnya.

"Sebagai limbah, tidak semua fly ash memiliki kualitas yang baik dan seragam. Maka dari itu fly ash itu perlu melalui berbagai tahap evaluasi terlebih dahulu. Dan jika sudah bisa memanfaatkannya dengan maksimal maka produksi beton di Indonesia bisa dilakukan secara massal," ujar pria yang menyelesaikan Doktornya di Hokkaido University, Jepang itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selama ini fly ash sudah mulai dimanfaatkan dalam pembuatan beton di Indonesia. Namun umumnya hanya dengan kadar rendah, antara untuk menggantikan semen sebesar 20-30 persen saja.

Padahal menurut Antoni, kadar penggunaannya ini masih bisa ditingkatkan kembali, bahkan hingga 100 persen. Agar kualitas beton dapat dijaga tetap bagus, kualitas fly ash yang digunakan perlu melalui proses quality control.

"Dalam penelitian, kami mengembangkan metode quality control mutu fly ash yang dapat dilakukan dengan cepat, yang kami sebut dengan Rapid Indicator," tandas Prof Antoni yang telah memiliki tiga paten granted itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.