Senin, 08 Jun 2026 14:20 WIB

Batu Prasasti di Sendang Kamal Magetan Dicorat-coret

Prasasti di Sendang Kamal Magetan dicorat-coret.(Foto: Sukoco for jatimnow.com)
Prasasti di Sendang Kamal Magetan dicorat-coret.(Foto: Sukoco for jatimnow.com)

Magetan - Situs Sendang Kamal di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, turut menjadi sasaran aksi vandalisme. 3 Batu prasasti tampak dicorat-coret dengan kapur warna putih. Foto aksi vandalisme tersebut sempat beredar di berbagai platfomr media sosial.

"Dugaannya yang melakukan anak-anak. Itu kan kemungkinan dilakukan Minggu sore. Saya tahunya Senin pagi,” ujar pengelola Sendang Kamal Imam melalui sambungan telepon Rabu (9/3/2022).

Baca Juga: Cegah Perusakan, KAI Daop 7 Libatkan Pelajar Madrasah di Nganjuk Jadi Agen Keselamatan KA

Minggu pagi, masyarakat sekitar Sendang Kamal menyelenggarakan pasar tradisional. Untuk memberikan informasi, sebagian peserta pasar tradisional menulis menggunakan kapur tulis. "Itu kan yang digunakan coret-coret kapur. Karena memakai kapur, jadi bisa bersihkan pakai kuas,” imbuhnya.

Vandalisme tidak hanya terjadi sekali, namun berulang. Sebelumnya prasasti yang sama juga menjadi sasaran aksi vandalisme oleh orang tidak bertanggung jawab. Pelaku menggores prasasti dengan benda keras. "Goresan yang tidak beraturan tersebut sampai saat ini masih ada karena menggerus permukaan batu prasasti," tambahnya.

Menurutnya, goresan di prasasti sudah ada sejak dirinya masuk di Sendang Kamal pada 2006. "Ini yang kedua kali, " tegasnya.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Situs Prasasti Sendang Kamal merupakan petirtaan kuno di Dukuh Sumber, Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati. Prasasti Sendang Kamal juga dikenal sebagai Prasasti Kawambang Kulwan. Sebab konon memiliki kaitan erat dengan sejarah Kerajaan Medang Kamulan atau Mataram Kuno.

Prasasti Sendang Kamal terdiri atas empat unit. Salah satu prasasti telah dipindahkan ke Museum Nasional dengan nomor D.37. “ Ada satu dibawa ke Museum Nasional yang tulisannya jelas,” kata Imam.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

Satu dari tiga prasasti di Sendang Kamal yang terbuat dari batu tersebut masih terlihat jelas goresan tulisan jawa kuno. Sedangkan dua prasasti lainnya sudah mengalami kerusakan dan tulisannya sudah tidak lagi bisa terbaca.

Tiga Prasasti sendang kamal terletak di tengah area lapang. Di sekeliling prasasti dipasang keramik. Tidak ada pagar pengaman atau peneduh pada 3 prasati tersebut. “ Dulu katanya masyarakat ada peneduhnya. Tapi saya datang ke sini sudah tidak ada,” pungkas Imam.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.