Rabu, 17 Jun 2026 17:14 WIB

Marinir Indonesia Ikuti Latihan Gabungan se-Asia Pasifik di Hawaii

  • Penulis :
  • | Sabtu, 30 Jun 2018 20:52 WIB
Pasukan Marinir TNI AL Indonesia sedang menjalani latihan bersama di Hawaii, Amerika Serikat/ Foto: Serka Mar Kuwadi
Pasukan Marinir TNI AL Indonesia sedang menjalani latihan bersama di Hawaii, Amerika Serikat/ Foto: Serka Mar Kuwadi

jatimnow.com - Prajurit Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Latma Multilateral Rim Of The Pacific (Rimpac) 2018 menggelar latihan Underwater Egress Training (UET) di Marine Corps Base Hawaii, Amerika Serikat, Jumat (29/06/2018).

Underwater Egress Training (UET) merupakan latihan penyelamatan diri dari helikopter sebagai sarana angkut pasukan di saat mengalami musibah atau kecelakaan dan masuk ke laut.

Baca Juga: Prajurit Yonif 3 Marinir Asah Ketepatan Menembak Malam di Surabaya

Materi yang diberikan oleh instrukstur yaitu mulai dari teori yang meliputi pengenalan dan penggunaan peralatan serta praktek lapangan di kolam renang Marine Corps Base Hawaii (MCBH).

Kegiatan yang dipimpin langsung Komandan Satgas Rimpac Mayor Marinir Aristoyuda tersebut, diikuti seluruh prajurit Korps Marinir TNI AL di bawah kendali Komandan Kompi Pasrat Mayor Marinir Afrison Taufik.

Aristoyuda mengatakan, latihan Underwater Egress Training (UET) merupakan salah satu materi yang dilatihkan dalam Latma Rimpac 2018.

Baca Juga: Siaga Operasi Militer, Intip Latihan Taktis Yonif 3 Marinir di Sidoarjo

"Selain bertujuan meningkatkan profesionalisme, latihan ini untuk mempererat hubungan Marinir di kawasan Asia Pasifik," ujarnya dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi jatimnow.com.

Selain UET, prajurit Marinir TNI AL bersama-sama dengan prajurit Marinir dari beberapa negara juga melaksanakan berbagai latihan, diantaranya  helly water jump serta Military Operation Urban Terain (MOUT).

Baca Juga: Aksi Serangan Kilat Brigif 2 Marinir Lumpuhkan Musuh di Karangpilang

"Dalam Rimpac 2018, selain melibatkan tuan rumah prajurit Marinir Amerika Serikat (USMC) dan prajurit Korps Marinir TNI AL, juga diikuti oleh pasukan pendarat dari Malaysia, Philipina, Korea Selatan, Jepang, India, Srilanka, Australia, Selandia Baru, Vietnam, Tonga dan Chili," pungkasnya.

Penulis/Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.