Rabu, 17 Jun 2026 04:13 WIB

Sindikat Pengedar Sabu Surabaya-Gresik Dibongkar, Tiga Orang Ditangkap

Ketiga sindikat pengedar sabu Surabaya-Gresik diamankan di Mapolrestabes Surabaya (Foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)
Ketiga sindikat pengedar sabu Surabaya-Gresik diamankan di Mapolrestabes Surabaya (Foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)

Surabaya - Tiga anggota sindikat pengedar narkoba yang kerap meranjau sabu di kawasan Jalan Raya Menganti Surabaya-Gresik diringkus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Ketiga pengedar itu berinisial NA (24) dan AF (21), keduanya asal Dupak Masigit, Bubutan, Surabaya serta DP (41) warga Karangan, Wiyung, Surabaya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kasat Resnarkoba Polresatabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri mengatakan, tersangka NA dan AF ditangkap terlebih dahulu saat mengambil ranjauan di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, Kamis (3/2/2022).

Keduanya mengambil barang terlarang itu dengan cara berboncengan motor. Keduanya yang sudah terlacak lalu dikuntit Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dari kejauhan.

"Setelah keduanya mengambil ranjauan sabu itu, langsung kami sergap dan kami geledah. Barang bukti yang ditemukan berupa 20,80 gram sabu dalam satu poket plastik," jelas Daniel, Selasa (8/3/2022).

Barang bukti yang disita Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dari tiga orang sindikat pengedar narkoba Surabaya-GresikBarang bukti yang disita Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dari tiga orang sindikat pengedar narkoba Surabaya-Gresik

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Puluhan gram sabu tersebut disembunyikan dalam bungkus rokok yang dimasukkan ke saku celana.

"Dari hasil interogasi, keduanya mengaku mendapat kiriman sabu tersebut dari seseorang bernama Koko (DPO) melalui perantara DP," jelas Daniel.

Dari hasil pemeriksaan itu, tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya lalu bergegas menuju rumah DP. Dalam penangkapan itu, DP hanya bisa pasrah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Tersangka DP mengakui meranjau sabu itu atas perintah bosnya Koko tersebut. Kami juga menyita ponsel miliknya," tambah Alumni Akpol Tahun 2004 itu.

Sebenarnya sabu yang diambil NA dan AF itu hendak diedarkan lagi dengan paket-paket kecil.

"Mereka mendapat perintah agar mengedarkan sabu itu untuk mencari keuntungan," tandas Daniel.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.