Minggu, 14 Jun 2026 09:06 WIB

Pria Pembacok 10 Orang di Kediri Sempat Salat Sebelum Disergap Polisi

Pelaku pembacokan saat diamankan Satreskrim Polres Kediri (Foto: Andi for jatimnow.com))
Pelaku pembacokan saat diamankan Satreskrim Polres Kediri (Foto: Andi for jatimnow.com))

Kediri - Riyanto (35), pelaku pembacokan yang menyebabkan 3 orang tewas dan 7 terluka di Dusun Bangun Mulya, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri sempat mandi dan salat sebelum ditangkap polisi.

Kaur Keuangan Desa Pojok, Aris Setiawan menyebut, sebelum disergap polisi, pelaku sempat mandi dan salat. Sehari-hari pelaku yang berprofesi sebagai kuli bangunan dan dikenal pendiam. Dia juga rajin berjamaah di masjid desa setempat.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Pelaku tadi sempat salat sebelum diamankan (polisi). Sehari-hari pelaku dikenal khusuk, rajin salat," ujar Aris, Senin (7/3/2022).

Baca juga:  

Penangkapan terhadap pelaku Riyanto dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha. Pelaku disergap di dalam kamar rumahnya usai membacok 10 orang, yang terdiri dari keluarga dan tetangganya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Riyanto sempat kabur ke arah kebun tebu setelah membacok korban ke-10. Dia kemudian masuk ke rumah lewat pintu belakang sambil membuang sabit yang digunakannya untuk membacok para korban.

"Pelaku tadi kita amankan di rumah, di dalam kamar," ujar Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Athmada.

Rizkika dan timnya langsung mendobrak pintu kamar dan menyergap pelaku. Pelaku tak sempat melakukan perlawanan. Pelaku langsung dibawa ke Polsek Wates dengan borgol di kedua tangan dan kakinya.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Hingga kini, Satreskrim Polres Kediri masih menyidiki motif pembacokan tersebut. Dugaan kuat pelaku mengalami depresi sehingga nekat melakukan aksi brutal tersebut.

"Ini akan kita tahan di polres dan kita masih menyidiki lebih lanjut terkait motif pelaku," terang Alumni Akpol Tahun 2013 itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.