Kamis, 18 Jun 2026 14:48 WIB

Warga Trenggalek Tertipu Rp19 Juta saat Belanja Online, Waspadai Modus Ini

Ilustrasi
Ilustrasi

Trenggalek - Terpincut dengan tawaran di sebuah marketplace, MS, warga Kabupaten Trenggalek menjadi korban penipuan. Korban mengalami kerugian hingga Rp19 juta dalam kasus tersebut.

Hingga saat ini Satreskrim Polres Trenggalek masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Mereka mengusut dan mencari pelaku penipuan yang sering meresahkan warga ini.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Arief Risky Wicaksana menerangkan peristiwa ini bermula saat korban hendak membeli genset listrik. Korban kemudian mencari genset tersebut melalui aplikasi marketplace Shoope.

Setelah melakukan pencarian, korban tertarik dengan penawaran salah satu seller dengan akun Fita_Shop8. Karena harganya murah korban tertarik membeli 2 unit genset atau mesin generator listrik pada toko online tersebut.

"Korban membeli genset untuk kebutuhan listrik rumah sebagai persiapan jika aliran listrik padam," ujarnya, Sabtu (5/3/2022).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Korban kemudian melakukan transaksi sesuai dengan aturan pihak marketplace. Sesaat setelah membayar, korban menerima chat melalui whatsapp dari pihak penjual. Dalam percakapan tersebut, penjual menjelaskan akan menggabungkan dua pesanan korban menjadi satu paket pengiriman.

Tanpa merasa curiga, percakapan korban dan orang yang mengaku pemilik akun tersebut berlanjut. Pelaku meminta korban untuk memindai kode batang atau QR code yang dikirim lewat WhatsApp dengan menggunakan akun shopeepay miliknya. Korban yang tidak sadar lalu memindai QR kode tersebut. "Korban menuruti semua perintah pelaku yang dikirim melalui WhatsApp," tuturnya.

Korban lalu mendapat sejumlah pemberitahuan dari operator, yang menerangkan saldo korban justru habis terkuras. Korban baru menyadari telah tertipu dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Trenggalek.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

QR code yang dikirim pelaku adalah virtual account dan sebagai nomor identitas pembayaran. Sehingga secara otomatis setelah QR code terpindai uang korban terkirim ke pelaku. Dari keterangan korban sudah mengirimkan dana sebesar Rp8.499.77 dan Rp9.899.757 melalui virtual account dan Rp803.286 melalui scan QR code.

"Pelaku saat ini sedang kami buru dan saat ini dalam pengumpulan barang bukti," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.