Minggu, 14 Jun 2026 10:48 WIB

Bila Maju Jadi Capres, Muhaimin Dinilai Kurang Marketable di Mata Publik

Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Dukung Muhaimin maju Capres 2024 beberapa waktu lalu (Foto: Dok. jatimnow.com)
Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Dukung Muhaimin maju Capres 2024 beberapa waktu lalu (Foto: Dok. jatimnow.com)

Surabaya - Bila maju menjadi calon presiden, potensi kemenanganan Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dinilai masih rendah.

Penilaian itu disampaikan pengamat politik dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) Umar Sholahudin.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Menurut Umar, hal itu seiring dengan beberapa kali rilis elektabilitas dan popularitas yang disampaikan beberapa lembaga survei terhadap Muhaimin Iskandar yang masih jauh dari tiga besar.

"Cak Imin (Muhaimin Iskandar) kurang marketable di mata publik atau pemilih. Data beberapa survei capres (calon presiden), nama Cak Imin berada di nomor sepatu," ujar Umar kepada jatimnow.com, Jumat (4/3/2022).

Umar menjelaskan, rendahnya elektabiltas Muhaimin bisa menyebabkan kegagalan serupa seperti pencalonannya pada pilpres-pilpres sebelumnya.

Kata dia, hal itu juga bisa diukur dari kurang solidnya kader PKB, ditambah jauhnya hubungan PKB dengan Nahdlatul Ulama (NU) saat ini.

Baca Juga: PKB Jatim Tegaskan Arah Baru Kebermanfaatan untuk Masyarakat

"Secara matematik, modal politik PKB kurang signifikan. Karena PKB masuk kategori partai medioker atau tengah," jelas Umar.

Pengamat politik dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), Umar SholahudinPengamat politik dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), Umar Sholahudin

Untuk itu, Umar menyarankan agar PKB tidak hanya mengandalkan NU sebagai ruang politik, agar memiliki kesempatan menang yang lebih besar. Dirinya juga menyarankan agar Muhaimin segera belajar dari kekalahan-kekalahannya di setiap kontestasi pilpres.

Baca Juga: Panas! Gus Halim hingga Cak Thoriq Masuk Bursa Calon Ketua di Muswil PKB Jatim

"Cak Imin nggak bisa andalkan basis NU saja. Tapi perlu basis sosial lainnya yang kuat," tandasnya.

Untuk diketahui, sejumlah dukungan terhadap Muhaimin dari berbagai elemen di Jawa Timur terus digaungkan. Elemen-elemen itu mendukung Muhaimin maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.