Minggu, 14 Jun 2026 08:41 WIB

Kekerasan Anak di Sidoarjo Tinggi, Komisi D Dorong Dinas P3AKB Segera Bertindak

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori saat ditemui di kantor DPRD Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori saat ditemui di kantor DPRD Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Dhamroni Chudlori mendorong Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (P3AKB) untuk segera lakukan kajian bersama akademi dalam menekan angka kekerasan serta pencabulan anak yang masih tinggi di Sidoarjo.

Dhamroni, saat melihat fakta bahwa angka kekerasan serta pencabulan terhadap anak masih tinggi, meminta Kepala Dinas P3AKB untuk tanggap menemukan formula penanganan kekerasan anak di Sidoarjo.

Baca Juga: Cegah Kekerasan Anak, DP3AP2KB Kediri Latih 120 Kader Pendamping Keluarga

"Saya termasuk yang mendedikasikan Pokir (pokok pikiran), salah satunya ke Dinas P3AKB. Saya meminta untuk segera melakukan kajian bersama dengan akademisi agar dapat mengetahui faktor-faktor penyebab yang terjadi terhadap kekerasan serta pencabulan terhadap anak di Sidoarjo," paparnya.

Baca Juga: Duh! Kasus Pencabulan dan Kekerasan Terhadap Anak di Sidoarjo Masih Tinggi

Ia menilai hal ini penting karena dari kajian bersama akademisi akan dapat memetakan penyebab, penanganan serta antisipasi yang harus dilakukan oleh Pemkab mengenai kasus ini.

Baca Juga: Terdakwa Anak dalam Kasus Tewasnya Balita di Kediri Divonis 4 Tahun, Ibu Menangis

Politisi PKB tersebut juga menegaskan pihaknya sedang menggarap Perda mengenai perlindungan terhadap anak dan perempuan di Sidoarjo.

"Saya tidak ingin Perda ini hanya menjadi macan kertas. Jika sudah digedok, maka harus ada tindakan," tegasnya.

Baca Juga: Kekerasan di Daycare, Psikolog Ingatkan Bahaya Trauma Anak dan Mom-Shaming

Menurutnya, semua pihak harus mengesampingkan egosektoral dan pikiran bahwa permasalahan ini bisa diampu oleh satu kedinasan saja.

"Karena dalam Rancangan Perda ini tidak menyangkut satu sektor saja, bukan hanya sektor Dinas P3AKB saja. Tanpa adanya rasa kepedulian dan penanganan tersebut saya rasa ego sektoral antar-OPD masih tinggi," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.