Kamis, 18 Jun 2026 11:04 WIB

Kembangkan Sport Tourism, Pemkab Lamongan Rombak Stadion Surajaya

Kondisi terkini Stadion Surajaya Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kondisi terkini Stadion Surajaya Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Komitmen mengembangkan sport tourism dipegang teguh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan. Dalam waktu dekat perombakan Stadion Surajaya akan dimulai.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan, Kandam menyebut tahun ini pihaknya bakal memulai perombakan dan mengubah wajah beberapa sudut pada stadion yang terletak di Jl. Raya Gresik - Babat, Deket Kulon, Kecamatan Deket tersebut.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

"Stadion Surajaya akan kita kembangkan sebagai sport tourism. Membangun stadion bukan hanya buat sepak bola, tapi juga perputaran ekonomi dan bisnis," ungkapnya, Kamis (4/3/2022).

Persiapannya sudah matang, kata Kandam, alokasi anggaran juga sudah disiapkan dan akan direalisasi paling lambat Bulan Juni mendatang.

"Stadion tahun ini harus berubah total kita sudah desain, bangunan yang ada di depan stadiun stan-stan akan kita bongkar. Beberapa sudut yang kumuh akan disulap. Kita mulau bulan Mei, kalau nggak Juni," papar dia.

Baca Juga: Zainul Fatoni Pimpin Cabor Paramotor Kota Probolinggo, Dorong Sport Tourism

Dia mengilustrasikan, jika nantinya sudut bangunan pada Stadion Surajaya yang selama ini kurang maksimal seperti sisi luar bangunan tepat di bawah tribun akan dirombak untuk stan-stan.

"Rencananya juga ada Pujasera, lengkap pokoknya. Jalan memutari stadion akan digunakan arena road race atau lintasan balap motor," ucapnya. Termasuk pintu masuk stadion juga akan dirombak total.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Kandam kemudian berharap kegiatan olahraga tidak hanya berada di Alun-Alun Lamongan namun kegiatan juga bisa dialihkan ke Stadion Surajaya.

"Pokoknya akan berubah total, anggaran pembangunan kira-kira berkisar Rp600-700 juta," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.